Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Google Akui Aplikasi Android Bermasalah di Googlebook IntelThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Teknologi

Google Akui Aplikasi Android Bermasalah di Googlebook Intel

Detik 1 menit baca 284 kata
Google Akui Aplikasi Android Bermasalah di Googlebook Intel — gambar dari Detik Inet
Gambar dari Detik Inet. Ringkasan oleh Zona News.

Bertepatan dengan hari peluncuran resmi jajaran laptop Googlebook ke pasaran, Google akhirnya buka suara mengenai kendala performa pada perangkat terbarunya. Raksasa teknologi tersebut mengonfirmasi bahwa varian Googlebook yang ditenagai prosesor Intel mungkin mengalami masalah kelancaran saat menjalankan sejumlah aplikasi dan game Android tertentu.

Pernyataan ini cukup mengejutkan mengingat sebelumnya Google gencar mempromosikan bahwa pengguna Googlebook berbasis Android dapat menikmati akses penuh ke seluruh katalog aplikasi Google Play Store secara mulus.

Aplikasi Berbasis ARM Perlu Penyesuaian Pengembang Dalam pernyataan resminya kepada Android Authority, Google mengakui bahwa kendala utama bersumber dari perbedaan arsitektur prosesor. Sebagian besar aplikasi Android memang awalnya dirancang khusus untuk chip berbasis ARM, sehingga membutuhkan penyesuaian ulang ketika dijalankan di platform x86 milik Intel.

"Sebagian besar aplikasi Android berjalan mulus di Googlebook berbasis Intel maupun Qualcomm sejak awal. Karena banyak aplikasi Android awalnya dirancang untuk chip Arm, sebagian kecil aplikasi atau game kompleks memerlukan penyesuaian dari pengembang agar dapat berjalan optimal di platform berbasis Intel. Kami bekerja sama erat dengan pengembang aplikasi, Intel, dan Qualcomm untuk terus mengoptimalkan performa serta memperluas kompatibilitas di seluruh portofolio," terang pihak Google.

Google hingga kini belum merinci jumlah pasti aplikasi yang terdampak maupun menyebutkan judul game atau aplikasi spesifik yang mengalami penurunan kinerja tersebut.

Beda Nasib Varian Intel dan Qualcomm Snapdragon Dari lima model laptop Googlebook yang resmi beredar di pasaran mulai hari ini, tiga produsen--yaitu Acer, Asus, dan Lenovo--menggunakan chip x86 buatan Intel.

Sementara itu, dua model lainnya dari Dell dan HP ditenagai oleh prosesor Snapdragon berbasis ARM besutan Qualcomm. Berkat kesamaan arsitektur ARM dengan mayoritas perangkat Android, varian Dell dan HP diproyeksikan memiliki tingkat kompatibilitas serta stabilitas yang jauh lebih tinggi saat menjalankan aplikasi maupun game mobile, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (6/10/2026).

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/google-akui-aplikasi-android-bermasalah-di-googlebook-intel-3eec4a14/.

Baca juga

Semua berita Teknologi