Google Gemini 4 Argon Diluncurkan, Siap Tantang GPT-6 Astra
Alphabet memperkenalkan Gemini 4 Argon, model kecerdasan buatannya atau AI yang paling mutakhir hingga saat ini. Gemini 4 Argon menawarkan peningkatan besar dalam pemrograman/coding, keamanan siber, dan pekerjaan profesional yang kompleks.
Perusahaan tersebut menyatakan model ini berhasil memecahkan rekor baru dalam rekayasa software di dunia nyata, menempati posisi seri di bidang keamanan siber, dan memimpin di tolok ukur lain yang mengukur kinerja lintas tugas keuangan, hukum, dan profesional lainnya.
Argon telah digunakan secara internal untuk mengoptimalkan memori di data center Google, sehingga mampu mengosongkan kapasitas memori hingga ratusan terabyte tanpa perlu membeli hardware tambahan. Para peneliti komputasi kuantum juga telah memanfaatkan model ini.
Google berencana merilis model baru ini secara bertahap, dimulai dengan para mitra keamanan siber tepercaya sembari bekerja sama dengan pemerintah AS untuk evaluasi keamanan prapeluncuran.
"Memulai peluncuran dengan cara seperti ini tidak hanya memberi kami lebih banyak keyakinan, tapi juga memungkinkan kami menyerahkan model terlatih dan tangguh dalam pertahanan siber ke tangan para garda depan keamanan sesegera mungkin," ungkap Tulsee Doshi, Pemimpin Produk Model Gemini Google.
Perilisan model ini dilakukan sehari setelah CEO Sundar Pichai menandatangani kesepakatan sukarela bersama Presiden Donald Trump dan jajaran eksekutif teknologi terkemuka di Gedung Putih, usai acara jamuan makan siang yang membahas mengenai meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan AI.
Gemini 4 diluncurkan hampir setahun setelah Gemini 3 berhasil membawa perusahaan teknologi tersebut kembali ke garda terdepan dalam persaingan model AI yang kian memanas.
Doshi mengklaim Gemini 4 sebagai model yang sangat serba bisa yang unggul dalam menjalankan tugas-tugas panjang dengan banyak tahapan. Ia juga jadi lompatan keamanan siber signifikan dari model 3.8 Flash Cyber milik Google yang rilis awal bulan ini, terutama dengan kinerja lebih unggul dalam menemukan celah kerentanan.
"Kami sangat yakin bahwa model dengan kaliber serta tingkat performa frontier ini sangatlah penting bagi para praktisi keamanan," tegas Doshi yang dikutip detikINET dari CNBC.
Argon menempati posisi yang sama dengan GPT-6 Astra milik OpenAI dan Grok 4.7 dalam berbagai tolok ukur keamanan siber, serta mengungguli GPT-6 Astra maupun model-model terbaru Anthropic pada Indeks Vals.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/google-gemini-4-argon-diluncurkan-siap-tantang-gpt-6-astra-60fc5a96/.
Baca juga
Jartatel Sapu Bersih Kabel Optik Semrawut Tanpa Bebani APBD
Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Tetap Telekomunikasi (Jartatel) menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan digitalisasi nasional lewat aksi penataan infrastruktur kabel serat optik.
Hasil FP2 MotoGP Jepang: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Posisi ke-4
Marco Bezzecchi jadi yang tercepat di sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Jepang 2026 yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Burgundy atau Glacier? Warna iPhone 18 Pro Mana yang Jadi Incaranmu?
Pekan lalu, Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Selain desain dan fitur terbarunya, pilihan warna yang ditawarkan juga langsung mencuri perhatian para Apple Fanboy.
Ganti Pelindung Layar iPhone Duo Harus Bayar, Galaxy Z Fold 8 Bisa Gratis
Ponsel layar lipat yang ada di pasaran saat ini sudah dilengkapi lapisan pelindung di layar utamanya, termasuk iPhone Duo. Lapisan pelindung kayar iPhone Duo dapat diganti, tapi dengan biaya tambahan.