Jartatel Sapu Bersih Kabel Optik Semrawut Tanpa Bebani APBD
Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Tetap Telekomunikasi (Jartatel) menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan digitalisasi nasional lewat aksi penataan infrastruktur kabel serat optik.
Aksi konkret ini diawali dengan merampungkan penataan kabel serat optik di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Langkah penataan murni didanai dan didukung secara penuh oleh para anggota asosiasi. Ke depan, Jartatel mendorong hadirnya kolaborasi erat dan ruang komunikasi dua arah antara pemerintah daerah (pemda) dan pelaku industri telekomunikasi agar tata kota menjadi lebih rapi, layanan digital makin optimal, serta keberlanjutan bisnis tetap terjaga.
Ketua Umum Jartatel, Raymond Hubertus, menegaskan penataan kabel serat optik sangat krusial untuk menciptakan layanan internet yang cepat dan andal tanpa mengabaikan estetika kota serta kenyamanan warga.
“Kami selalu ingin berkolaborasi dengan pemerintah dalam penataan kabel serat optik demi terciptanya layanan internet yang cepat dan andal, tanpa mengganggu kenyamanan warga. Kami menyambut baik penataan kabel di Kota Bekasi dan berharap dapat terus membantu Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Raymond dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Infrastruktur internet yang tertata rapi bukan sekadar persoalan estetika kota, melainkan tulang punggung penggerak roda perekonomian, khususnya bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Saat ini, sektor UMKM menyerap lebih dari 97% total tenaga kerja nasional dan menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Skema Konsorsium Kehadiran koneksi internet yang stabil dan andal terbukti memicu efisiensi operasional pengusaha kecil, memperluas akses pasar, hingga membuka lapangan kerja baru di daerah.
Jartatel juga berkomitmen menyuarakan upaya preventif kepada seluruh anggotanya agar proses penataan dilakukan secara kolaboratif. Hal ini penting untuk memastikan hak masyarakat atas akses internet tetap terlindungi selama proses penataan berlangsung.
Guna menekan biaya penataan agar lebih terjangkau, Jartatel menyodorkan skema kolaborasi antar-pelaku usaha melalui pembentukan konsorsium. Pola ini dinilai menjadi solusi saling menguntungkan (win-win solution) untuk menyeimbangkan kepentingan industri dan target penataan dari pemda.
"Dengan demikian, bisnis dan pemerintah bisa berjalan harmonis dan pemerintah secara tidak langsung mendukung perusahaan lokal ini untuk semakin berkembang dengan investasi di tempat atau kota sendiri," Raymond menjelaskan.
Selain itu, Jartatel berharap pemda membuka dialog intensif guna membedah berbagai tantangan teknis, administrasi, maupun komersial di lapangan. "Jadi pemerintah pun tahu apa kendala dan kebutuhan para pengusaha telekomunikasi ini, sehingga dampaknya ke masyarakat bisa diminimalisir," ia menambahkan.
Mengejar Target Penetrasi Broadband 2029 Langkah penataan kabel ini menjadi sangat mendesak seiring dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Pemerintah menargetkan penetrasi fixed broadband melonjak dari 21% pada 2025 menjadi 50% pada 2029, dengan cakupan jaringan serat optik terhubung ke 90% kecamatan di Indonesia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jartatel-sapu-bersih-kabel-optik-semrawut-tanpa-bebani-apbd-4ac12260/.
Baca juga
Hasil FP2 MotoGP Jepang: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Posisi ke-4
Marco Bezzecchi jadi yang tercepat di sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Jepang 2026 yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Burgundy atau Glacier? Warna iPhone 18 Pro Mana yang Jadi Incaranmu?
Pekan lalu, Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Selain desain dan fitur terbarunya, pilihan warna yang ditawarkan juga langsung mencuri perhatian para Apple Fanboy.
Ganti Pelindung Layar iPhone Duo Harus Bayar, Galaxy Z Fold 8 Bisa Gratis
Ponsel layar lipat yang ada di pasaran saat ini sudah dilengkapi lapisan pelindung di layar utamanya, termasuk iPhone Duo. Lapisan pelindung kayar iPhone Duo dapat diganti, tapi dengan biaya tambahan.
Viral NASA Prediksi Asteroid Hantam Bumi di 2027, Ini Faktanya
Viral di TikTok, narasi NASA memprediksi asteroid yang menyapu pada 2027 dengan 96% kemungkinan. Padahal, ini adalah hoaks lama yang terus berulang. Bahkan, mereka mengambil potongan video NASA untuk menjelaskan hal di luar konteks aslinya.