Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

IHSG Tertahan di Level 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari IniVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

IHSG Tertahan di Level 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Detik 4 menit baca 741 kata
IHSG Tertahan di Level 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini — gambar dari Detik Finance
Gambar dari Detik Finance. Ringkasan oleh Zona News.

Market Overview Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (2/10) berakhir di zona hijau. IHSG naik 0,46% ke level 6.036,89.

Sejumlah saham menjadi penggerak indeks, di antaranya BBCA yang menguat 1,67%, DCII naik 3,66%, dan ASII bertambah 2,66%. Di sisi lain, AMMN terkoreksi 2,97%, MORA turun 4,09%, sedangkan BBRI melemah 0,65%.

Aktivitas investor asing masih mencatatkan net sell. Di pasar reguler, nilai net sell mencapai Rp1,31 triliun, sementara jika mencakup seluruh pasar tercatat sebesar Rp1,27 triliun.

Dari 11 sektor saham, tujuh sektor ditutup menguat. Sektor teknologi menjadi yang mencatat kenaikan terbesar dengan 1,51%. Sementara itu, sektor industri mengalami penurunan paling dalam, yakni 1,70%.

Bursa saham Amerika Serikat juga bergerak positif. Dow Jones naik 0,4% ke 51.176, S&P 500 tumbuh 0,73% menjadi 7.722, dan Nasdaq menguat 1,19% ke 27.190.

Saham GOTO turut mencatat technical rebound setelah sebelumnya mengalami ARB selama empat perdagangan berturut-turut. Sementara itu, ETF EIDO naik 0,60% dan indeks MSCI Indonesia menguat 0,80%.

Berita Emiten PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) ERAA mulai memperlebar cakupan bisnisnya melalui Erajaya Food and Nourishment (EFN). Selain bisnis gadget dan elektronik, perseroan menyiapkan ekspansi ke sektor makanan dan minuman.

Salah satunya melalui rencana membawa merek donat asal Jepang, I'm Donut, ke Indonesia pada kuartal IV 2026. Sebelumnya, ERAA telah membuka Oriental Kopi pada tahun ini.

Ekspansi juga dilakukan melalui jaringan Erablue. Hingga Agustus 2026, jumlah gerai Erablue mencapai 307 lokasi. Angka tersebut bertambah 126 gerai sejak awal tahun dan meningkat 172 gerai dibandingkan Agustus 2025. ERAA selanjutnya membidik kota-kota lapis kedua di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sepanjang Januari-Agustus 2026, ERAA tercatat membuka 399 gerai dan menutup 127 gerai. Dengan demikian, terdapat tambahan bersih 272 gerai.

Dari sisi kinerja, pendapatan Erablue tumbuh 88% secara tahunan selama 8M26. Pertumbuhan Same-Store Sales Growth (SSSG) secara kumulatif juga tercatat 14,90% YoY. Performa bulanan menunjukkan peningkatan, dengan SSSG Agustus mencapai 7,90% YoY, dibandingkan 5,40% YoY pada Juli.

PT Jababeka Tbk (KIJA) KIJA memperluas bisnis kawasan industrinya ke Jawa Tengah. Melalui anak usaha Indocargomas Persada (IP), KIJA mengambil alih 51% saham PT Kawasan Industri Seafer (KIS) dari Seafer Lumina Capital.

Transaksi tersebut dilakukan pada 1 Oktober 2026 dengan nilai Rp340,86 miliar. Saham yang diakuisisi mencapai 340,86 juta lembar, sehingga KIS selanjutnya menjadi entitas anak yang dikonsolidasikan dalam laporan keuangan KIJA.

Dari transaksi ini, KIJA memperoleh akses terhadap land bank sekitar 500,24 hektare di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2019 dan masuk dalam Kawasan Industri Prioritas.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ihsg-tertahan-di-level-6000-cek-rekomendasi-saham-hari-ini-6d70c6dd/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi