Indonesia-Jerman Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan Tembus 6,11 Miliar Dolar AS
Indonesia-Jerman Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan Tembus 6,11 Miliar Dolar AS Hubungan bilateral yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade terus diarahkan pada kerja sama ekonomi yang lebih konkret.
- Perdagangan Indonesia-Jerman mencapai sekitar USD6,11 miliar pada 2025 dengan lebih dari 250 perusahaan Jerman beroperasi di Indonesia.
- Kerja sama diperluas ke investasi, energi bersih, kendaraan listrik, semikonduktor, digital, pendidikan vokasi, dan ketenagakerjaan.
- Pemerintah menargetkan IEU-CEPA ditandatangani 2026 dan diimplementasikan setelah proses ratifikasi pada awal 2027.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia dan Jerman terus memperkuat hubungan ekonomi di tengah peluang peningkatan perdagangan, investasi, transisi energi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Nilai perdagangan bilateral kedua negara tercatat sekitar USD6,11 miliar pada 2025.
Di sisi investasi dan industri, lebih dari 250 perusahaan multinasional asal Jerman telah beroperasi di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, hubungan bilateral yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade terus diarahkan pada kerja sama ekonomi yang lebih konkret.
“Bagi Indonesia, momen ini menjadi pengingat yang bermakna akan kemitraan kita yang telah terjalin lama dan terus berkembang. Tahun ini menandai 74 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jerman, dan tahun depan kita akan memperingati hari jadi ke-75 hubungan bilateral kita,” ujar Airlangga saat memberikan Congratulatory Remarks pada German Unity Day 2026 di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Menurut Airlangga, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi hubungan Indonesia-Jerman.
i, investasi, transisi energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.
Kerja sama ekonomi juga terus dikembangkan melalui sejumlah mekanisme bilateral, termasuk Joint Economic and Investment Committee serta Indonesia–Germany Joint Economic Commission (JEIC).
Selain perdagangan dan investasi, peluang kerja sama terbuka pada pengembangan energi terbarukan, infrastruktur kelistrikan, kendaraan listrik dan baterai, semikonduktor, infrastruktur digital, serta pembiayaan berkelanjutan.
Jerman bersama Jepang sebagai co-lead International Partners Group dalam kerangka Just Energy Transition Partnership (JETP) juga menjadi bagian dari upaya Indonesia mempercepat investasi dan pembiayaan transisi energi bersih.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/indonesia-jerman-perkuat-kerja-sama-ekonomi-perdagangan-tembus-611-f8f3c1a3/.
Baca juga
Pelaku Usaha Perlu Pahami Regulasi Negara Tujuan Sebelum Melakukan Ekspor
Pelaku Usaha Perlu Pahami Regulasi Negara Tujuan Sebelum Melakukan Ekspor UMKM perlu memahami regulasi, sertifikasi, pasokan, dan kebutuhan pasar negara tujuan sebelum mengekspor produk pangan.
Ada 2.300 Lowongan Kerja di Subang, Tertarik?
Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 30 perusahaan lokal hingga multinasional membuka 2.300 lowongan kerja bagi tenaga kerja terampil di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kemenko Hilirisasi Dapat Anggaran dari ESDM, Begini Penjelasan Suahasil
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menjelaskan anggaran operasional Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi bersumber dari anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Potret Antusiasme Fan Timnas Indonesia Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026
FOTO LIFESTYLE Potret Antusiasme Fan Timnas Indonesia Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Comment SHARE url telah tercopy CNBC Indonesia/Muhammad Sabki, CNBC Indonesia 05 October 2026 22:39 Warga dan pedagang di Petamburan antusias mengikuti nobar final FIFA ASEAN Cup 2026 antara…