Juventus dan Atletico Madrid Lirik Noni Madueke
Liputan6.com, Jakarta - Dua raksasa Eropa, Juventus dan Atletico Madrid, dilaporkan menunjukkan minat terhadap penyerang sayap Arsenal, Noni Madueke. Ketertarikan ini muncul di tengah minimnya waktu bermain sang pemain pada awal musim 2026-2027 di bawah manajer Mikel Arteta.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, disebut mengagumi kecepatan eksplosif serta gaya bermain Madueke yang lugas. Simeone meyakini bahwa pemain berusia 24 tahun ini dapat menambah dimensi berbeda pada lini serang timnya. Sementara itu, Juventus tertarik pada kualitas teknis Madueke dan kemampuannya untuk mengalahkan pemain bertahan dalam situasi satu lawan satu, yang dapat memberikan variasi yang dibutuhkan di sisi kanan lapangan.
Meskipun demikian, Arsenal tidak memiliki niat untuk melepas Madueke pada jendela transfer Januari mendatang, menganggapnya sebagai bagian penting dari skuad. Di sisi lain, Madueke sendiri juga tidak menunjukkan keinginan untuk meninggalkan Emirates Stadium dan bertekad untuk memperjuangkan tempat reguler di tim inti Arteta.
Minimnya Menit Bermain Picu Spekulasi Transfer Noni Madueke hanya mencatatkan 23 menit bermain di Premier League musim 2026-2027 dan total 176 menit dalam lima penampilannya di semua kompetisi untuk Arsenal. Ia belum pernah menjadi starter di liga musim ini.
Situasi ini memicu spekulasi mengenai masa depannya di klub London Utara tersebut, dengan beberapa klub Eropa memantau ketat kondisinya. Kurangnya waktu bermain juga menyebabkan Madueke kehilangan tempat di skuad tim nasional Inggris di bawah pelatih Thomas Tuchel.
Persaingan ketat di lini serang Arsenal menjadi salah satu faktor utama minimnya menit bermain Madueke. Ia bersaing dengan performa apik Bukayo Saka di posisi sayap kanan dan kemunculan pemain muda Max Dowman. Arsenal juga telah melakukan perombakan lini serang, termasuk kepergian Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard, serta kedatangan Christos Tzolis.
Profil Madueke dan Ketertarikan Dua Raksasa Eropa Madueke, seorang penyerang sayap, memiliki kekuatan pada kecepatan, akselerasi, kelincahan, dan kemampuan dribbling satu lawan satu. Namun, ia juga memiliki kelemahan seperti kurangnya penilaian situasional, performa yang berfluktuasi, keterlibatan defensif yang pasif, dan penggunaan kaki kanan yang rendah.
Pada musim 2025-2026, Madueke berhasil mencetak 8 gol dan 3 assist dalam 47 pertandingan di semua kompetisi, saat Arsenal memenangkan Premier League. Ia didatangkan Arsenal dari Chelsea dengan nilai transfer £52 juta pada Juli 2025 dan memiliki kontrak hingga Juni 2030. Nilai pasarnya saat ini mencapai €50 juta.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/juventus-dan-atletico-madrid-lirik-noni-madueke-9b3a7597/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.