Kim Sang Sik: Kegagalan Vietnam di FIFA ASEAN Cup Tanggung Jawab Saya
Pelatih timnas Vietnam Kim Sang Sik mengungkap bahwa kegagalan Golden Star Warriors di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi tanggung jawab dirinya.
Vietnam hancur lebur dalam turnamen baru garapan FIFA untuk kawasan Asia Tenggara. Juara bertahan Piala AFF itu hanya mampu finis di peringkat empat usai kalah dari Malaysia.
Selain gagal melaju ke final lantaran kalah saing dengan Thailand, Vietnam juga tak mampu merebut peringkat tiga. Patrik Le Giang dan kawan-kawan kalah 0-1 dari Malaysia, Senin (5/10).
"Turnamen ini adalah turnamen pertama bagi kami, dan kami finis di peringkat keempat. Atas hasil ini, sungguh sangat disayangkan dan mengecewakan bagi kami," kata Kim seusai laga.
"Tentu penggemar kecewa dengan hasil ini. Dalam hal ini, segala tanggung jawab sepenuhnya adalah kesalahan saya selaku pelatih kepala, dan saya yang memikul tanggung jawab tersebut," ujarnya.
Performa Vietnam menurun drastis ketimbang saat menjuarai Piala AFF 2026. Prajurit Bintang Emas hanya mampu meraih dua kemenangan, yakni atas Filipina dan Pakistan.
Tiga poin kontra Filipina diselesaikan dengan skor tipis 1-0. Lantas, kala bersua Pakistan, Vietnam sampai harus membalikkan keadaan menjadi 4-2 setelah tertinggal 0-1.
Dengan hasil minor di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang Sik berjanji segera mengalihkan fokus menatap Piala Asia 2027. Persiapan lebih baik akan dilakukan agar bisa tampil apik di pentas benua.
"Namun di saat yang sama, menyongsong agenda turnamen Piala Asia tahun depan [2027], kami akan mempersiapkan diri dengan jauh lebih baik lagi," ujar pelatih asal Korea Selatan ini.
"Kami akan terus bekerja sama dan membina para pemain, sehingga kami berharap dapat memberikan hasil yang lebih baik," kata Kim yang terbilang sukses sebagai pelatih Vietnam ini.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kim-sang-sik-kegagalan-vietnam-di-fifa-asean-cup-tanggung-jawab-saya-271a172d/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.