Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Luar Biasa, Semua Eksekutor Indonesia saat Adu Penalti adalah BekAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Olahraga

Luar Biasa, Semua Eksekutor Indonesia saat Adu Penalti adalah Bek

CNN Olahraga 1 menit baca 276 kata
Luar Biasa, Semua Eksekutor Indonesia saat Adu Penalti adalah Bek — gambar dari CNN Olahraga
Gambar dari CNN Olahraga. Ringkasan oleh Zona News.

Semua penendang penalti Timnas Indonesia saat melawan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 berposisi natural sebagai bek.

Indonesia memenangkan turnamen resmi FIFA ini, Senin (5/10) melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal dan babak tambahan.

Dalam tendangan penalti, Indonesia menang 4-2. Empat penendang awal Indonesia berhasil. Sementara Thailand dua dari 4 eksekutor gagal.

Penendang pertama dari Indonesia adalah bek kanan sekaligus kapten Kevin Diks. Ia berhasil menyarangkan bola di pojok kanan bawah penjaga gawang.

Meski seorang bek, pemain Borussia Monchengladbach juga bisa bermain di bek tengah dan penyerang sayap. Sepanjang turnamen, peran Diks bisa dibilang tak tergantikan.

Penendang kedua adalah Dean James. Ia adalah bek kiri Timnas Indonesia yang bermain di tim Belanda Go Ahead Eagles. James berhasil menceploskan kulit bundar saat adu penalti.

Penendang ketiga ada bek jangkung Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Bola sepakan Baggot nyaris ditepis kiper Thailand, Saranon Anuin di pojok kanan bawah. Baggot juga yang jadi penyelamat Indonesia saat golnya di menit 116 membuyarkan kemenangan di depan mata Thailand.

Penendang keempat Indonesia yang juga bek adalah Shayne Pattynama. Ia masuk menggantikan Justin Hubner sebagai bek tengah berpasangan dengan Baggott.

Tendangan Shayne berhasil masuk ke pojok kiri bawah gawang yang dijaga Saranon. Meski saat final jadi bek tengah, pemain Persija Jakarta ini juga bisa bermain untuk bek kiri atau sayap kiri.

Indonesia tak perlu menjalani penalti kelima karena eksekutor Thailand dua kali gagal menggolkan di babak tos-tosan ini sehingga adu penalti berakhir dengan skor 4-2 untuk Indonesia.

Sementara Thailand mengandalkan penendang Manuel Bihr, Waris Choolthong, Sarach Yooyen. dan Nattapong Sayriya.

Manuel dan Waris berhasil dalam penalti. Sementara tendangan Sarach membentur tiang dan tendangan Nattapong ditepis kiper Indonesia, Emil Audero.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/luar-biasa-semua-eksekutor-indonesia-saat-adu-penalti-adalah-bek-94fb0553/.

Baca juga

Pio Esposito: Dua Tahun Lalu di Serie B, Kini Andalan Italia

Pio Esposito kini telah menjelma sebagai salah satu striker tertajam milik Italia. Dua tahun lalu, dia padahal cuma bermain di Serie B. Penyerang tengah itu telah mencetak tujuh gol hanya dalam 13 penampilan untuk tim senior Azzurri sejak melakukan debutnya pada September 2025.

Detik Sport

Semua berita Olahraga