Lewati ke konten

Jumat, 2 Oktober 2026964 berita

Menteri Perumahan Datangi Kantor Pusat Bank Indonesia Lagi, Ada Apa?Polisi Selidiki Wanita Dianiaya Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di JakselVIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape EtomidateThailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini AlasannyaRusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap KaliningradTempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFoodKepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan panganPihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan HakimBupati Gowa Tak Ditahan Usai Diperiksa Kortas Tipikor PolriSertijab Kapolri dari Listyo ke Suyudi Digelar Sore Ini
Ekonomi

Menteri Perumahan Datangi Kantor Pusat Bank Indonesia Lagi, Ada Apa?

CNBC Indonesia 1 menit baca 237 kata
Menteri Perumahan Datangi Kantor Pusat Bank Indonesia Lagi, Ada Apa? — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Menteri Perumahan Datangi Kantor Pusat Bank Indonesia Lagi, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mendatangi Kantor Pusat Bank Indonesia (BI) Jumat (2/10/2026). Menteri yang akrab disapa Ara itu tiba sekitar pukul 10.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, Ara datang ke BI untuk membahas dukungan bank sentral terhadap sektor perumahan, termasuk tambahan insentif giro wajib minimum (GWM) yang diperlukan untuk menstimulus akses pembiayaan perumahan bank terhadap masyarakat.

Dari pantauan CNBC Indonesia, pertemuan Ara dengan jajaran dewan gubernur BI masih berlangsung di ruang rapat besar BI, Gedung Thamrin, Jakarta, hingga saat ini.

Sebelumnya, Ara juga sudah pernah mendatangi kantor pusat bank sentral pada akhir tahun lalu, tepatnya 11 Desember 2025.

Saat itu, pertemuan merupakan hasil proses yang panjang dengan Gubernur BI dari beberapa kali diskusi soal perumahan dan ada beberapa yang menjadi perhatian. Adapun, perhatian tersebut adalah soal lahan, likuiditas, sasaran program dan kualitas perumahan.

Ara kala itu menegaskan, Kementerian PKP dan BI menekankan perihal sinergi antara pemerintah dan moneter perihal masalah likuiditas untuk melaksanakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

"Ini benar-benar saya merasa sangat baik dan saya merasa di-support oleh ekosistem," ungkapnya.

Pada pertemuan tahun lalu, BI pun telah berkomitmen untuk memberikan insentif likuiditas kepada bank-bank yang menyalurkan kredit ke sektor perumahan. Saat ini, BI menyediakan Rp 23,19 triliun dan berkomitmen untuk menaikkan insentif ini secara perlahan menjadi Rp 80 triliun.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/menteri-perumahan-datangi-kantor-pusat-bank-indonesia-lagi-ada-apa-f30b3924/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi