Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Mutasi Pati Polri: Kabareskrim, Irwasum hingga Kadivpropam DigantiIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Nasional

Mutasi Pati Polri: Kabareskrim, Irwasum hingga Kadivpropam Diganti

Liputan6 News 2 menit baca 309 kata
Mutasi Pati Polri: Kabareskrim, Irwasum hingga Kadivpropam Diganti — gambar dari Liputan6 News
Gambar dari Liputan6 News. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri. Mutasi ini dilakukan terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Salah satu yang dirotasi adalah posisi Kabareskrim.

Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Suyudi menunjuk Irjen Pol Asep Safrudin menempati jabatan Kabareskim. Selain itu, Komjen Pol Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri Suyudi juga menunjuk Irjen Pol Hery Herjawan sebagai Kabaharkam. Selanjutnya, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti mendapatkan penugasan baru sebagai Kabaintelkam Polri dan Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri.

Berikutnya, Kapolri menempatkan Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol Roberto G. M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, Irjen Pol. Ahrie Sonta sebagai Kadivkum Polri, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri,

Posisi Kadensus 88 Polri akan dipimpin Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani dan Kombes Pol. Didik Hariyanto ditunjuk sebagai Koorspripim Polri.

Alasan Mutasi Besar Polri Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program serta pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam mutasi besar-besaran ini, Kapolri juga mengganti 19 Kapolda dan 2 Wakapolda. Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel, serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mutasi-pati-polri-kabareskrim-irwasum-hingga-kadivpropam-diganti-23832520/.

Baca juga

Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya

Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.

Antara

Semua berita Nasional