Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Nora EV Metro, "Toyota Alphard" Listrik dari PakistanThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Olahraga

Nora EV Metro, "Toyota Alphard" Listrik dari Pakistan

Liputan6 Otomotif 2 menit baca 334 kata
Nora EV Metro, "Toyota Alphard" Listrik dari Pakistan — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Produsen mobil asal Pakistan, Nora EV memperkenalkan Metro, sebuah mobil keluarga mungil dengan sistem penggerak listrik. Menariknya, model bertenaga baterai ini, mengusung desain yang sekilas mirip dengan Toyota Alphard dan Vellfire, dengan dimensi yang lebih kompak.

Disitat dari Carscoops, Nora EV Metro ini, kabarnya tidak hanya akan dipasarkan sebagai model listrik murni (BEV) tapi juga extended-range electric vehicle (EREV).

Dari sisi desain, Metro memadukan sejumlah elemen yang identik dengan Alphard dan Vellfire. Bagian depan menampilkan grill berukuran besar, serta lubang udara vertikal dengan aksen krom, dan lampunya dibuat lebih sederhana.

Kemiripan juga terlihat dari bagian samping hingga buritan, yang dilengkapi pintu bagasi vertikal, roof spoiler, dan lampu belakang berbentuk segitiga.

Namun, berbeda dengan Alphard dan Vellfire yang menggunakan pintu geser elektrik, Metro masih mengandalkan pintu konvensional untuk akses penumpang belakang.

Secara dimensi, Metro hanya memiliki panjang 3.900 mm, bahkan lebih pendek dari sejumlah hatchback sub kompak di Eropa.

Masuk ke kabin, dasbor Metro juga dibuat seolah mengusung konsep modern seperti Mercedes Hyperscreen.

Namun, panel tersebut sebenarnya merupakan material plastik berukuran besar dengan layar infotainment sederhana di bagian tengah.

Fitur yang tersedia meliputi konektivitas Bluetooth, port USB, tombol start, AC, power window, serta kamera mundur.

Di balik bodinya, Metro menggunakan sasis yang berasal dari China, tetapi Nora EV mengklaim telah merekayasa ulang platform tersebut agar lebih sesuai dengan kondisi jalan di Asia Selatan sekaligus meningkatkan ergonomi bagi penumpang bertubuh tinggi.

Spesifikasi Teknis Sektor performanya justru menjadi salah satu bagian paling unik. Nora EV Metro menggunakan satu motor listrik, yang ditempatkan di bagian belakang dengan output 4.000 Watt atau sekitar 5 hp (4 kW).

Motor tersebut dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang tersedia dalam pilihan kapasitas 9 kWh, 15 kWh, dan 23,1 kWh.

Untuk varian dengan baterai terbesar, jarak tempuh yang diklaim berada di kisaran 250-300 km dalam sekali pengisian daya.

Menyoal harga, Nora EV Metro memang belum diumumkan secara resmi, namun model bertenaga baterai ini dijanjikan bakal meluncur dengan banderol di bawah 3.000.000 rupee Pakistan atau sekitar Rp 189 juta.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/nora-ev-metro-toyota-alphard-listrik-dari-pakistan-cbb185d7/.

Baca juga

Semua berita Olahraga