Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

PB FORKI Bentuk Guardian Girls Karate, Apa Itu?Alarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Olahraga

PB FORKI Bentuk Guardian Girls Karate, Apa Itu?

Detik 2 menit baca 413 kata
PB FORKI Bentuk Guardian Girls Karate, Apa Itu? — gambar dari Detik Sport
Gambar dari Detik Sport. Ringkasan oleh Zona News.

Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) baru saja membentuk Guardian Girls Karate Indonesia. Apa itu?

Guardian Girls Karate Indonesia terbentuk berdasarkan licensing agreement antara World Karate Federation (WKF) sebagai induk organisasi karate dunia dan PB FORKI. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden WKF Antonio Espinos Ortueta dan Ketua Umum PB FORKI Hadi Tjahjanto sebagai dasar pengembangan program GGK di Indonesia melalui kegiatan seminar dan pelatihan.

Program GGK diadakan sebagai bagian dari upaya membekali perempuan dengan kemampuan dasar bela diri melalui olahraga karate. Shihan Ucok Marisi Sihotang ditunjuk sebagai Direktur GGK Indonesia.

"Guardian Girls Karate Indonesia telah terbentuk secara sah di bawah naungan Federasi Karate-Do Indonesia berdasarkan licensing agreement antara World Karate Federation sebagai induk organisasi karate dunia dengan FORKI," ujar Hadi saat memberikan arahan kepada Direktur Teknik GGK dan instruktur GGK Indonesia, Sensei Puspa Meonk, di Pendopo Wijaya, Cilandak, Jakarta, Selasa (6/10/2026) Menurutnya, setelah terbentuknya GGK Indonesia, langkah selanjutnya adalah melengkapi personel sekaligus menyusun program yang sesuai dengan arahan WKF. Hadi menjelaskan program GGK tidak hanya ditujukan untuk mengenalkan olahraga karate, tetapi juga memberikan bekal dasar bela diri kepada perempuan yang belum memiliki kemampuan tersebut.

"Saya berharap program-program GG Karate selain melatih para perempuan Indonesia yang belum memiliki basic bela diri, untuk dibekali dasar karate dalam menghadapi ancaman baik berupa agresor maupun pelecehan terhadap perempuan, kegiatan ini juga sebagai misi kemanusiaan yang dapat dilakukan GGK Indonesia," tutur Hadi.

Penunjukkan Shihan Ucok Marisi Sihotang sebagai Direktur Teknik GGK Indonesia telah dituangkan melalui Surat Keputusan Ketua Umum PB FORKI. Dengan demikian, pelaksanaan program GGK Indonesia berada dalam koordinasi dan pembinaan PB FORKI.

Dalam pelaksanaannya, GGK Indonesia didukung dua instruktur perempuan yang telah memiliki lisensi GGK dari WKF, yakni Sensei Puspa Meonk dan Sensei Tenne. Keduanya mengikuti pelatihan GGK Internasional WKF pada Maret 2026 yang berafiliasi dengan Kayomada International Foundation di Osaka, Jepang.

Hadi menilai keberadaan instruktur yang telah mengikuti pelatihan internasional menjadi salah satu dukungan dalam menjalankan pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia sesuai dengan misi yang telah ditetapkan.

Dengan dua srikandi karate yang telah memiliki lisensi GGK International maka pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia akan berjalan sesuai misi tersebut," papar Hadi.

Hadi berharap GGK Indonesia dapat terus berkembang dan menjangkau perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memberikan keterampilan bela diri sekaligus mendukung misi kemanusiaan melalui olahraga karate.

"GGK Indonesia berkomitmen untuk memajukan GGK di seluruh Indonesia melalui Federasi Karate-Do Indonesia sejalan dengan misi membantu perempuan Indonesia menghadapi situasi kekerasan berbasis gender melalui praktik olahraga karate," pungkas Hadi.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pb-forki-bentuk-guardian-girls-karate-apa-itu-62c91105/.

Baca juga

Pio Esposito: Dua Tahun Lalu di Serie B, Kini Andalan Italia

Pio Esposito kini telah menjelma sebagai salah satu striker tertajam milik Italia. Dua tahun lalu, dia padahal cuma bermain di Serie B. Penyerang tengah itu telah mencetak tujuh gol hanya dalam 13 penampilan untuk tim senior Azzurri sejak melakukan debutnya pada September 2025.

Detik Sport

Semua berita Olahraga