Pesan antar atau Makan di Tempat: Mana yang Lebih Hemat Waktu dan Biaya
Liputan6.com, Jakarta - Makan di tempat lebih hemat biaya (dicek 29 September 2026): pesan antar menambah Rp14.000–Rp20.000 per pesanan sebelum promo (uji Katadata, jarak 3,3 km, 2023), sedangkan dine-in bebas ongkir dan bisa memakai diskon Grab Dine Out hingga 20%. Pesan antar unggul di waktu jika perjalanan pulang-pergi Anda lebih dari 30 menit.
Pertanyaan pesan antar atau makan di tempat lebih hemat ditentukan oleh komponen yang tidak muncul saat Anda duduk di restoran: ongkos kirim, biaya layanan aplikasi, serta kadang biaya parkir atau bungkus. Artikel ini membandingkan GrabFood (layanan pesan-antar di aplikasi Grab), GoFood (di aplikasi Gojek), ShopeeFood (milik Shopee), dan makan di tempat lewat Grab Dine Out (fitur reservasi dan diskon restoran di aplikasi Grab).
Rincian ongkir per aplikasi dengan angka lengkap yang tersedia terbuka berasal dari uji beli Katadata pada Juni 2023 di Jakarta Barat. Tarif, promo, dan biaya layanan berubah cepat, sehingga angka di bawah berfungsi sebagai pola pembanding. Cek total akhir di halaman pembayaran aplikasi sebelum memesan.
Ringkasan Cepat - Pesan antar menambah Rp14.000-Rp20.000 per pesanan sebelum promo pada jarak 3,3 km (uji Katadata, 2023); makan di tempat tidak memakai ongkir.
- Grab Dine Out menawarkan diskon hingga 20% dari total tagihan; pada tagihan Rp100.000, potongan maksimalnya Rp20.000.
- GrabFood memberi pilihan waktu antar 30 menit (standar) atau 45 menit (hemat) dengan selisih ongkir Rp2.000 pada uji Katadata 2023.
- Untuk pesanan Rp50.000, biaya tambahan pesan antar setara 28-40% dari harga makanan; 84% responden Snapcart belanja di bawah Rp100.000 per transaksi.
- Pesan antar lebih hemat waktu jika perjalanan pulang-pergi ke restoran melebihi 30 menit, batas waktu antar standar GrabFood pada uji Katadata 2023.
Tabel Perbandingan: Waktu, Biaya, dan Kapan Dipakai Mana yang Lebih Hemat Biaya: Pesan Antar atau Makan di Tempat?
Makan di tempat lebih murah Rp14.000-Rp20.000 per pesanan sebelum promo, dengan asumsi harga menu di aplikasi sama dengan harga di restoran. Angka itu menjadi besar untuk pesanan kecil: pada pesanan Rp50.000 setara 28-40% dari harga makanan, pada Rp100.000 setara 14-20%.
Survei Snapcart pada Januari 2025 terhadap 4.857 responden mencatat 42% pemesan belanja di bawah Rp50.000 per transaksi dan 42% lain Rp50.000-Rp100.000. Artinya biaya tambahan terasa besar bagi sebagian besar pesanan.
Simulasi pesanan makanan Rp100.000:
- Pesan antar tanpa promo: Rp114.000-Rp120.000.
- Pesan antar dengan potongan Rp20.000, seperti promo GoFood pada uji Katadata: sekitar Rp100.000.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pesan-antar-atau-makan-di-tempat-mana-yang-lebih-hemat-waktu-dan-biaya-f3e313dd/.
Baca juga
Tempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFood
Liputan6.com, Jakarta - Salah satu makanan khas negara Meksiko yang mempunyai banyak penggemar di Jakarta adalah taco. Hidangan sederhana yang berbahan dasar tortilla dan isian berbagai macam protein ini bisa menjadi pilihan untuk mereka yang ingin menikmati makanan khas negeri…
Pihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan Hakim
Liputan6.com, Jakarta - Tim kuasa hukum Richard Lee melayangkan keberatan terkait alokasi waktu persidangan dalam perkara dugaan pelanggaran hak konsumen, yang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang.
Pemprov DKI Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T, Pramono: Biar APBD Sehat
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dana cadangan daerah sebesar Rp 4,6 triliun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dana tersebut disiapkan untuk menjaga kesehatan APBD Jakarta.
Alasan Son Ye Jin Kembali Main Drama Kolosal Lewat 'THE SCANDAL' Setelah 24 Tahun
- Son Ye Jin kembali ke drama kolosal setelah 24 tahun absen di serial Netflix "THE SCANDAL". - Ia menghindari genre ini karena tuntutan fisik dan kekhawatiran kostum hanbok yang rumit. - Sutradara Jung Ji Woo dan naskah menarik tentang Lady Jo mengubah keputusannya.