Polri Jelaskan Alasan Kapolri Suyudi Rombak Pati dan Kapolda
Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutasi dan merotasi besar-besaran perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Perombakan itu dilakukan Jenderal Suyudi tepat dua hari setelah dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu mengatakan bahwa mutasi di tubuh organisasi yang melibatkan 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) adalah percepatan yang dibutuhkan oleh Polri.
Menurut dia, percepatan itu dilakukan guna menjawab dinamika yang dibutuhkan masyarakat. Selain sebagai proses rotasi, menurut dia, pergantian pejabat itu merupakan penyegaran dan regenerasi bagi organisasi.
"Artinya kecepatan sesuai dengan ekspektasi masyarakat terhadap dinamika yang dibutuhkan masyarakat terhadap Polri, ini juga salah satunya untuk menjawab tantangan masyarakat," kata Trunoyudo ditemui di gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Menurut Trunoyudo, pergantian posisi pejabat di lingkungan Polri merupakan sesuatu yang lumrah dalam menggerakan roda organisasi. Dia menyebut langkah itu merupakan upaya dari Kapolri dalam menempatkan posisi polisi tepat di tengah-tengah masyarakat.
"Polri bersama masyarakat, maka percepatan ini juga akan membuat dinamika juga semakin cepat sesuai dengan ekspektasi masyarakat," ujar dia.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri masuk dalam daftar mutasi tersebut. Pergantian itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Sejumlah jabatan strategis Polri ikut berganti, mulai dari pejabat utama (PJU) Mabes Polri hingga Kapolda jajaran. Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapat promosi atau menduduki jabatan baru.
Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel Polri serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/polri-jelaskan-alasan-kapolri-suyudi-rombak-pati-dan-kapolda-23e486f3/.
Baca juga
VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan
VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Senin, 05 Okt 2026 23:58 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan R-I menyampaikan hasil investigasi dan temuan Ombudsman R-I di Lapas Kelas Dua…
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari Motor
Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bernama Hafidz Hernanda diduga dianiaya orang tak dikenal (OTK) hingga terjatuh dari motor di Tebet, Jakarta Selatab (Jaksel). Pihak memberikan pendampingan terhadap Hafidz.
Kapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;
JAKARTA - Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menekankan bahwa sinergitas TNI-Polri adalah kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Jamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”
Kabar Seleb Jamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu” Jamal Mirdad mengingatkan artis muda soal bahaya mengejar viral. Baginya, karya justru yang akan membuat seseorang dikenang.