Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

Prabowo Ingin Ubah Nama BNN, Soroti Fenomena Kampung NarkobaThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Nasional

Prabowo Ingin Ubah Nama BNN, Soroti Fenomena Kampung Narkoba

CNN Indonesia 1 menit baca 218 kata
Prabowo Ingin Ubah Nama BNN, Soroti Fenomena Kampung Narkoba — gambar dari CNN Indonesia
Gambar dari CNN Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku akan mengubah nama Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika.

"BNN, Badan Narkotika ya yang nanti kita akan perbaiki namanya, ya, Badan Pemberantasan, Badan Nasional Penanggulangan Narkotika," ujar Prabowo ketika menghadiri acara penyerahan denda dan penyelamatan keuangan negara dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (6/10).

Dalam pidatonya di agenda tersebut, Prabowo juga membahas keberadaan jaringan-jaringan narkoba dan kampung narkoba di Indonesia.

"Juga, telah berhasil memberantas puluhan jaringan-jaringan narkoba, puluhan kampung-kampung narkoba. Rupanya di Indonesia ini adalah kampung-kampung Narkoba. Ada kampung narkoba," katanya.

Kemudian, Prabowo menyinggung insiden yang menimpa petugas ketika sedang melakukan upaya pemberantasan. Ia pun menyebut akan bekerja lebih keras dalam menangani persoalan ini "Kalo petugas masuk, petugas yang diserang, saudara-saudara. Sudah beberapa petugas kepolisian yang mati mau tertibkan narkoba itu. Saudara-saudara ini tantangan tidak hanya di negara kita tapi kita akan bekerja lebih keras," ungkap Prabowo.

Pekan lalu, tepatnya pada Kamis (1/10), Prabowo baru saja melantik eks kepala BNN Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Listyo kemudian dilantik Prabowo jadi Kepala Staf Presiden (KSP).

Pelantikan ini menyusul pengesahan Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri oleh DPR. Nama Suyudi dilaporkan menjadi satu-satunya nama yang diserahkan Presiden Prabowo Subianto dalam Surat Presiden R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/prabowo-ingin-ubah-nama-bnn-soroti-fenomena-kampung-narkoba-0b8dbb16/.

Baca juga

Semua berita Nasional