Reality Club dan Phum Viphurit akan tampil di Synchronize Fest 2026
Jakarta (ANTARA) - Synchronize Festival 2026 antara lain akan menampilkan kolaborasi grup musik Indonesia Reality Club dengan Phum Viphurit, penyanyi dan penulis lagu asal Thailand.
"Phum Viphurit ini adalah salah satu singer-songwriter kesayangan regional Asia Tenggara," kata Artist dan Repertoire Synchronize Festival David Tarigan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
"Dia sudah punya hubungan yang baik dengan Reality Club sejak 2019, semenjak Reality Club membuka tur Phum Viphurit," katanya.
Direktur Komunikasi Synchronize Festival Aldila Karina mengatakan bahwa penyelenggara festival mengundang musisi luar negeri yang dinilai relevan dengan audiens Indonesia.
"Pada dasarnya secara umum, kami itu mengundang musisi luar dengan narasi keindonesiaan yang relevan dengan audiens Indonesia," ujar Aldila.
Ia mengatakan bahwa Phum Viphurit memiliki hubungan baik dengan Reality Club dan beberapa kali menyebut Reality Club sebagai band Indonesia favorit dia.
"Jadi ini adalah pertama kalinya kita realisasikan kehadiran mereka berdua untuk tampil bareng," katanya.
Synchronize Festival 2026 dijadwalkan berlangsung tanggal 16, 17, 18 Oktober di Jakarta. Musisi lintas genre dan lintas generasi dari berbagai penjuru Tanah Air akan tampil dalam festival musik tahunan tersebut.
s untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/reality-club-dan-phum-viphurit-akan-tampil-di-synchronize-fest-2026-47a6ebf6/.
Baca juga
Indro terkejut generasi Z masih hafal lagu-lagu Warkop
Jakarta (ANTARA) - Anggota kelompok komedi legendaris Warkop DKI, Indro Warkop, mengaku terkejut melihat anak-anak muda dari generasi Z masih hafal dan menyanyikan lagu-lagu Warkop yang populer lewat film maupun panggung pertunjukan lawak mereka.
Setahun Sekolah Rakyat di Makassar, siswa makin mandiri
ANTARA - Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar memasuki satu tahun penyelenggaraan dengan 124 siswa. Kepala sekolah menyebut para siswa menunjukkan perkembangan dalam kedisiplinan, kemandirian, kepercayaan diri, dan pengenalan potensi diri.
Bambang Widjojanto Minta MK Panggil Gibran di Sidang Pembuktian Besok
Pemohon gugatan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tentang syarat pendidikan ijazah Gibran Rakabuming Raka meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memanggil Gibran dalam sidang pembuktian besok (1/10).
2 Polres Bekasi Raya Terbitkan Edaran Cegah Pelajar Ikut Aksi Rusuh
Dua Polres di Bekasi Raya menerbitkan Surat Edaran Bersama dalam melindungi pelajar terlibat aksi rusuh yang berujung kekerasan. Edaran tersebut juga menguatkan komitmen, tak hanya sekolah, tetapi juga industri yang memiliki program magang agar ikut melindungi para pelajar dari…