Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Selain Batuk Pilek, Jahe Berpotensi Bantu Atasi 4 Keluhan IniVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Lifestyle

Selain Batuk Pilek, Jahe Berpotensi Bantu Atasi 4 Keluhan Ini

Liputan6 Kesehatan 2 menit baca 478 kata
Selain Batuk Pilek, Jahe Berpotensi Bantu Atasi 4 Keluhan Ini — gambar dari Liputan6 Kesehatan
Gambar dari Liputan6 Kesehatan. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Jahe bukan cuma bumbu dapur. Saat merasa kurang enak badan, Zingiber officinale kerap jadi andalan. Salah satunya ketika batuk pilek.

Jahe mengandung senyawa yang disebut polisakarida dan memiliki sifat antitusif alami, yaitu membantu meredakan batuk. Sebagai contoh, kombinasi ekstrak jahe dan kulit jeruk keprok yang juga mengandung polisakarida dapat menjadi salah satu pilihan rumahan untuk membantu meredakan batuk.

Lalu, jahe mengandung gingerol, shogaol, zingeron, dan paradol, memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, dan antibakteri yang berpotensi membantu tubuh melawan pilek.

Saat seseorang mengalami sakit tenggorokan, mengisap permen jahe dapat memberikan rasa nyaman dan membantu meredakan keluhan tersebut.

Selain batuk pilek, ada beberapa gangguan kesehatan lain yang bisa dibantu dikurangi atau diredakan dengan jahe seperti mengutip laman Health, yakni:

1. Gangguan Pencernaan Mengonsumsi 1,5 gram jahe dapat membantu meredakan rasa mual atau tidak nyaman pada perut. Bahkan, konsumsi jahe sebanyak 1 gram per hari disebut dapat membantu mengurangi mual dan muntah yang kerap muncul saat awal kehamilan Jahe juga berpotensi membantu mengelola penyakit refluks gastroesofagus atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Jahe dapat membantu mengurangi tekanan di dalam lambung dengan mengurangi gas dan kembung. Kondisi tersebut jika tidak diatasi dapat menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah (lower esophageal sphincter/LES) terbuka.

Suplemen yang menggabungkan jahe dan ekstrak artichoke juga berpotensi membantu mengurangi gejala dispepsia fungsional, yaitu nyeri perut yang berulang tanpa penyebab medis yang jelas. Jahe bekerja pada lambung, sedangkan artichoke bekerja pada usus halus.

2. Migrain Pengobatan standar untuk migrain biasanya mencakup obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan obat-obatan lainnya. Jahe berpotensi menjadi salah satu pilihan tambahan.

Dalam sebuah uji klinis, orang dengan migrain yang mengonsumsi jahe menunjukkan hasil yang secara signifikan lebih baik dibandingkan mereka yang mendapat plasebo. Kelompok yang mengonsumsi jahe melaporkan nyeri yang berkurang dan kemampuan beraktivitas yang membaik.

3. Nyeri Menstruasi Jahe mengandung sejumlah senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan, termasuk gingerol, shogaol, dan zingeron. Senyawa-senyawa tersebut memiliki berbagai sifat yang dapat membantu mengurangi nyeri menstruasi.

Senyawa tersebut dapat membantu meredakan nyeri dengan mengendurkan spasme otot yang sering terjadi sebelum dan selama menstruasi.

Shogaol juga disebut dapat membantu mengurangi nyeri jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu.

4. Gigi dan Gusi Sensitif Jahe berpotensi menjadi alternatif obat bebas (over-the-counter/OTC) untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan setelah operasi di rongga mulut.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/selain-batuk-pilek-jahe-berpotensi-bantu-atasi-4-keluhan-ini-b768f6bd/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle