Sinopsis Sinetron Biarkan Hati Bicara Episode 65, Selasa 6 Oktober 2026 Pukul 21.21 WIB di SCTV
- Fico mencurigai Raditya sebagai penyerang di hutan berdasarkan bukti fisik.
- Raditya memaksa Arina melepaskan hak harta Arif, memicu konflik dan kebencian.
- Terungkap Raditya menyiksa saksi untuk menutupi keterlibatan Audy dalam pembunuhan Baskara.
Liputan6.com, Jakarta - Kegelisahan Arina semakin memuncak karena tak kunjung mendapat kabar dari Fico. Di arena balapan liar, kemenangan Fico atas Raditya berubah menjadi kecurigaan ketika cincin, gerakan tubuh, dan lumpur di sepatu Raditya mengingatkannya pada sosok berjas hujan yang mengejar dirinya dan Arina di hutan.
Raditya tidak menyangkal ataupun mengaku. Ia justru mempermainkan tuduhan Fico untuk memancing emosinya. Dylan menahan Fico dan mengingatkan bahwa keyakinan tanpa bukti hanya akan membantu Raditya lolos.
Di tengah ancaman tersebut, hubungan Fico dan Arina perlahan mencair. Konflik lain muncul ketika Raditya memaksa Arina menandatangani surat pelepasan hak atas harta Arif. Arina menolak tegas.
Dylan menjelaskan bahwa Arif juga menunjuk Arina sebagai wali untuk mengambil keputusan medis dan hukum dalam keadaan darurat. Merasa kedudukannya sebagai anak kandung dirampas, Raditya melampiaskan luka lamanya.
Ia merasa tidak pernah benar-benar dianggap sebagai anak oleh Arif. Saat mengetahui tindakan Raditya, Arif murka. Namun, pertengkaran mereka justru semakin memperdalam kebencian Raditya kepada Arina.
Pencarian terhadap pria bertangan berdarah akhirnya berhasil, tetapi seluruh ujung jarinya telah dibakar dengan cairan kimia. Kilas balik mengungkap bahwa Raditya sendiri yang menyiksanya untuk menghapus bukti yang dapat membongkar perintah Audy untuk membunuh Baskara.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sinopsis-sinetron-biarkan-hati-bicara-episode-65-selasa-6-oktober-7e13fe9f/.
Baca juga
Fictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyak
Jakarta (ANTARA) - Legenda bola basket Indonesia Fictor Gideon Roring menilai jumlah pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian perlu ditambah agar pemain lokal memperoleh menit bermain lebih banyak, sekaligus mendukung kebutuhan timnas putra Indonesia secara…
Luca Marini Belajar dari Pengalaman Antisipasi Cuaca Buruk MotoGP Indonesia 2026
Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini percaya diri menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang. Meski ada kemungkinan cuaca tidak bersahabat, Marini mengaku sudah belajar dari pengalaman di GP Jepang kemarin.
Persija Jakarta jaga kebugaran untuk hadapi jadwal padat
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menjelaskan tim asuhannya terus berusaha menjaga kebugaran untuk menghadapi jadwal padat yang mereka hadapi pada Oktober ini.
Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Masuki Era Baru, Piala Asia 2027 Jadi Harapan Juara ASEAN Cup 2026 jadi awal era baru Timnas Indonesia. Calvin Verdonk dan kolega kini menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.