Siswi Malaysia Ditemukan Tewas di Aula Sekolah, PM Anwar Buka Suara
Malaysia menangkap tiga siswa laki-laki sekolah menengah atas (SMA) terkait dugaan pembunuhan terhadap siswi SMA di Yong Peng, Johor.
Irene Sofiya Mohd Khairool Faisal, 16 tahun, meninggal setelah ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan berlumuran darah di sebuah aula sekolah di Yong Peng pada Sabtu (3/10).
Menurut kantor berita Bernama, salah satu dari tiga tersangka, yang semuanya berusia 16 tahun, dibawa ke Pengadilan Magistrat di Johor pada Minggu (4/10) pagi. Pengadilan kemudian mengeluarkan perintah penahanan selama enam hari hingga 9 Oktober.
Kepala Kepolisian Johor Ab Rahaman Arsad mengatakan anak laki-laki tersebut tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Sementara itu, status dua tersangka lainnya belum diketahui.
Menurut laporan The Star, polisi menangkap ketiga tersangka hanya beberapa jam setelah jenazah korban ditemukan.
Sejauh ini, aparat Malaysia telah menetapkan kasus kematian Irene sebagai pembunuhan berdasarkan Pasal 302 KUHP.
"Autopsi dilakukan hari ini di Rumah Sakit Sultanah Nora Ismail di Batu Pahat," kata Ab Rahaman pada Minggu.
"Korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan tubuh, dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian," papar Ab Rahaman menambahkan.
Ab Rahaman mengatakan motif serta keadaan yang melatarbelakangi kejadian tersebut masih belum diketahui.
Kasus ini terungkap ketika jenazah Irene ditemukan oleh neneknya. Sang nenek pergi ke sekolah setelah khawatir karena cucunya belum juga pulang hingga pukul 17.30 waktu lokal.
"Kami masih bisa membayangkan wajahnya dan tidak pernah menyangka akan kehilangan dia," kata teman sekelas korban kepada New Straits Times.
Perdana MenteriAnwar Ibrahim buka suara terkait kasus pembunuhan yang melibatkan anak-anak di bawah umur ini.
Dalam unggahan di Facebook pada Minggu, Anwar mengatakan dirinya telah menginstruksikan pihak berwenang untuk segera melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan guna mengetahui penyebab kematian Irene.
"Jika terdapat unsur tindak pidana, tindakan tegas harus diambil sesuai dengan hukum," katanya seperti dikutip Channel News Asia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/siswi-malaysia-ditemukan-tewas-di-aula-sekolah-pm-anwar-buka-suara-903d57f1/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.