200 Orang Diperiksa di RS usai Peneliti Tewas di Lab Akibat Virus
Hampir 200 orang di wilayah Irkutsk, Siberia Timur, Rusia, kini menjalani pemantauan medis setelah seorang peneliti di lembaga penelitian anti-wabah jatuh sakit dan meninggal dunia.
Sebanyak 189 orang dilaporkan berada dalam pengawasan medis karena diduga terpapar wabah pes. Namun, otoritas Rusia hingga kini belum memastikan bahwa kematian peneliti tersebut disebabkan oleh wabah pes.
Kepala Republik Buryatia, Alexei Tsydenov, mengatakan seorang pegawai perempuan di lembaga penelitian anti-wabah di Irkutsk telah meninggal setelah jatuh sakit.
Sementara itu, badan pengawas kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, menyatakan pegawai tersebut didiagnosis mengalami pneumonia dengan etiologi yang belum diketahui.
Rospotrebnadzor mengatakan kondisi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk, termasuk Kota Irkutsk dan Shelekhov, masih stabil.
Badan tersebut juga menyatakan hasil pemeriksaan lebih lanjut belum menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan pekerjaan pegawai tersebut.
Kasus ini sebelumnya dilaporkan media lokal pada Jumat (2/10). Seorang pegawai lembaga anti-wabah berusia 27 tahun disebut jatuh sakit setelah kembali dari perjalanan dinas ke Buryatia.
Media Rusia, Mash, melaporkan pegawai tersebut diduga mengalami pneumonia yang berkaitan dengan wabah pes. Buryatia sendiri sebelumnya melaporkan adanya wabah di wilayah dekat perbatasan Rusia dengan Mongolia.
Laporan mengenai kasus tersebut turut mendapat perhatian Amerika Serikat. Gedung Putih disebut sedang memantau perkembangan kasus dan langkah karantina yang diterapkan Rusia.
Seorang pejabat pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios bahwa pemerintah AS telah mengetahui dan memantau situasi tersebut serta sedang mengevaluasi sejumlah opsi.
Kementerian Kesehatan Rusia, pemerintah Moskow, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari CNBC.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/200-orang-diperiksa-di-rs-usai-peneliti-tewas-di-lab-akibat-virus-6024fd40/.
Baca juga
Nama Israel Houghton Masuk dalam Pemantauan Imigrasi, Visa Bakal Ditolak
Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan belum menerima permohonan visa dari musikus asal Amerika Serikat (AS) Israel Houghton terkait rencana konsernya di Jakarta. Imigrasi menegaskan bakal menolak visa Israel Houghton jika mengajukan permohonan.
Imigrasi Tolak Terbitkan Visa Musisi AS Israel Houghton ke RI
Indonesia akan menolak menerbitkan visa musisi Israel Houghton jika mengajukan permohonan masuk ke Tanah Air.
Rusia Bantah Kematian Teknisi Lab Akibat Wabah Pes Lepas, Bilang Cuma Rumor
Rusia membantah laporan menyebut seorang teknisi laboratorium di wilayah Siberia meninggal dunia akibat wabah atau pes yang belum dikenal . Pemeriksaan setelah kematian tidak menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan penyakit tersebut.
Jadwal Tayang dan Sinopsis Shadow Punisher Dracin Luo Yunxi
Shadow Punisher menjadi drama China terbaru dibintangi Luo Yunxi. Dalam costume drama ini, ia tampil sebagai sosok cerdas yang diam-diam menyusup untuk mengungkap rahasia istana.