Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

FBI Tangkap Terduga Mata-mata China Kuntit Keluarga Presiden TaiwanVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

FBI Tangkap Terduga Mata-mata China Kuntit Keluarga Presiden Taiwan

CNN Internasional 2 menit baca 342 kata
FBI Tangkap Terduga Mata-mata China Kuntit Keluarga Presiden Taiwan — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

FBI menangkap seorang perempuan yang diduga menjadi mata-mata China setelah dituduh menguntit dan mengumpulkan informasi tentang keluarga Presiden Taiwan Lai Ching te di Amerika Serikat.

Perempuan bernama Wanying Zhang alias Heather, 34 tahun, ditangkap di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) saat hendak terbang ke China.

Asisten Jaksa AS untuk Distrik Pusat California, Bill Essayli, mengatakan Zhang diduga bekerja untuk pemerintah China tanpa mendaftarkan diri sebagai agen asing. Pendaftaran tersebut diwajibkan berdasarkan hukum Amerika Serikat.

Menurut Essayli, Zhang mengambil foto dan video orang yang menjadi targetnya. Ia juga diduga mengirimkan informasi mengenai nomor pelat kendaraan kepada pejabat China.

Kantor Kepresidenan Taiwan mengonfirmasi bahwa kerabat Lai menjadi sasaran Zhang. Namun, kantor tersebut tidak menjelaskan secara spesifik apakah putra Lai termasuk target.

Taiwan menyebut kasus tersebut sebagai bentuk "penindasan transnasional".

"Taiwan mengutuk keras tindakan barbar tersebut karena mengabaikan hak asasi manusia dan kedaulatan nasional," kata juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo.

Kuo mengatakan tindakan tersebut bertujuan menekan, mengancam, bahkan melukai individu yang memperjuangkan kebebasan dan demokrasi, termasuk keluarga mereka.

Zhang diketahui merupakan agen penjualan properti berlisensi yang tinggal di Irvine, California selatan. Informasi tersebut berdasarkan catatan perizinan dan daftar properti yang dilaporkan media lokal KTLA.

Belum diketahui kewarganegaraan Zhang. Belum diketahui pula apakah dia telah didampingi pengacara.

Zhang dijadwalkan menjalani sidang pertama di pengadilan federal Los Angeles pada Senin (5/10).

Kedutaan Besar China di Amerika Serikat belum memberikan tanggapan atas kasus tersebut. Kementerian Luar Negeri China juga tutup karena hari libur.

Kasus ini terjadi di tengah ketegangan yang terus meningkat antara China dan Taiwan.

China dan Taiwan terpisah setelah perang saudara pada 1949. Beijing hingga kini mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/fbi-tangkap-terduga-mata-mata-china-kuntit-keluarga-presiden-taiwan-e50e963f/.

Baca juga

Semua berita Internasional