Tiga proyek Indonesia masuk finalis global YII Awards 2026
Adapun ketiga proyek Indonesia tersebut, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai 2, Jalan Tol Semarang-Demak, dan Jakarta International Stadium (JIS).
Singapura (ANTARA) - Tiga proyek infrastruktur dari Indonesia masuk dalam daftar finalis Year in Infrastructure (YII) Awards 2026 di Singapura yang diselenggarakan Bentley Systems, perusahaan teknologi perangkat lunak bidang infrastruktur.
Proyek-proyek Indonesia tersebut merupakan bagian dari 36 proyek finalis, setelah dilakukan penilaian pada lebih dari 300 pekerjaan konstruksi dari 53 negara.
"Para finalis tahun ini menunjukkan bagaimana infrastruktur bergerak dari berkas yang terpisah, alur kerja manual, dan inspeksi berkala menuju informasi yang terhubung, otomatisasi cerdas, dan pemahaman berkelanjutan," kata Chief Marketing Officer Bentley Systems Cate Lochead, di Singapura, Selasa.
Adapun ketiga proyek Indonesia tersebut, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai 2, Jalan Tol Semarang-Demak, dan Jakarta International Stadium (JIS).
Cate mengatakan para finalis berdasarkan inovasi, tantangan yang dihadapi, serta hasil yang dicapai dalam pengembangan infrastruktur.
Sebanyak 24 proyek, kata dia lagi, menggunakan kecerdasan akal imitasi (AI) dalam berbagai bentuk, sedangkan 22 proyek menunjukkan penggunaan fondasi digital yang terhubung.
PLTP Lumut Balai 2 yang digarap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi finalis kategori Produksi Energi dengan proyek bertajuk "Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai 2: Mentransformasi Energi Bersih".
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga menjadi finalis kategori Jalan dan Tol melalui tema "Jalan Tol Semarang-Demak: Merancang Ketahanan di Kawasan Pesisir".
Adapun PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) masuk finalis kategori Teknik Struktur melalui proyek “Jakarta International Stadium: Merancang Atap Buka-Tutup Terbesar”.
Ketiga proyek Indonesia tersebut menjadi bagian dari 12 kategori penghargaan yang mencakup berbagai tahapan dan bidang dalam siklus pembangunan infrastruktur, mulai dari jembatan dan terowongan, konstruksi, energi, geospasial, jalan dan transportasi, hingga air dan air limbah.
Cate menyebut para finalis tahun ini menunjukkan pemanfaatan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), digital twin, analitik, serta data terhubung untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pembangunan infrastruktur.
Menurut dia, pemanfaatan digital twin, AI, analitik, dan data terhubung membantu tim proyek membuat keputusan pembangunan yang lebih baik, menyajikan berbagai pilihan model bangunan dengan lebih cepat, serta mengoperasikan infrastruktur secara lebih tangguh.
Para finalis YII Awards 2026 mempresentasikan proyek mereka masing-masing dalam rangkaian acara Year in Infrastructure Bentley yang berlangsung di Fairmont Singapore pada 6-7 Oktober 2026.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tiga-proyek-indonesia-masuk-finalis-global-yii-awards-2026-f5a2569c/.
Baca juga
Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih Terbuka
JAKARTA - Upaya mediasi dalam proses perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie resmi dinyatakan kandas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan cerai kini masuk ke pembahasan pokok perkara.
Dulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan Gibran
Almas Tsaqibbirru meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memulai proses pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atlet
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menghitung kebutuhan tambahan bonus bagi atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade.
Masalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di Malaysia
Video Chery Omoda 5 mengalami copot pada bagian as roda belakang viral di media sosial. Insiden yang diduga terjadi di Malaysia ini lantas menjadi perhatian warganet.