Transplantasi Sumsum Tulang Capai Rp 1,2 Miliar, Kemenkes Dorong agar Ditanggung BPJS
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengupayakan agar transplantasi sumsum tulang dimasukkan ke dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Tindakan tersebut menyelamatkan nyawa tapi biayanya mahal.
"Terapi-terapi definitif atau terapi yang menyembuhkan kanker masih terbatas, apalagi untuk kanker yang sulit, seperti kanker darah. Kanker darah ini sumbernya di mana? Sumbernya di pabriknya. Pabriknya ada di mana? di sumsum tulang, jadi kalau sumsum tulang itu diganti dengan yang baru, sel-sel yang tadinya tidak normal dalam bentuk kanker darah bisa menjadi regenerasi," kata Dante.
Dalam acara Satu Dekade Transplantasi Sumsum Tulang (TST) RS Kanker Dharmais tersebut, Dante mengatakan kisaran harga tindakan tersebut sekitar Rp 1,2 miliar. Maka dari itu, Kemenkes bakal bernegosiasi dengan BPJS Kesehatan agar tindakan transplantasi sumsum tulang belakang ditanggung dalam BPJS Kesehatan.
Data Kemenkes menunjukkan setiap tahunnya ada 474 ribu kasus kanker, yang menyebabkan sekitar 25 ribu kematian. Menurutnya, sebenarnya teknologi seperti di RS Kanker Dharmais sudah mampu menangani penyakit kanker darah, tetapi masalahnya adalah pembiayaan.
Dari 10 pasien yang menjalani prosedur tersebut di RS Kanker Dharmais, empat orang layanannya dibayar oleh asuransi swasta.
"Nanti coba kita melakukan, saya memberikan tugas kepada Pak Aco (Azhar Jaya) sebagai Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes, untuk bernegosiasi dengan BPJS supaya terapi-terapi canggih yang berbiaya mahal ini juga dikover dan bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum," kata Dante.
Dia menyebutkan meskipun belum ditanggung JKN, di RS Kanker Dharmais, ada skema subsidi silang, dimana keuntungan dari pelayanan kesehatan digunakan untuk mensubsidi layanan kesehatan bagi mereka yang tidak mampu.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya mengatakan bahwa pembiayaan transplantasi sumsum tulang menjadi masalah dalam pengobatan kanker darah, sehingga perlu segera diatasi.
"Karena memang transplantasi terkait dengan organ seperti sumsum tulang ini menjadi harapan terakhir dari banyak orang untuk bisa melanjutkan hidupnya, bahkan menjadi lebih produktif dibanding sebelumnya," kata Azhar.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/transplantasi-sumsum-tulang-capai-rp-12-miliar-kemenkes-dorong-agar-9fd4639c/.
Baca juga
Pihak Ruben Onsu Tanggapi Gugatan Wanprestasi Sarwendah
- Sarwendah menggugat wanprestasi Ruben Onsu dan BCA, sidang perdana 13 Oktober. - Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menunggu panggilan resmi pengadilan. - Minola belum resmi menjadi kuasa hukum Ruben untuk kasus wanprestasi ini.
Setelah Kerja, Nostalgia 2000-an di Senopati: Fimelahood Hangout Hadirkan Early Party
Liputan6.com, Jakarta - Selepas jam kantor, Fimela mengajak komunitas Fimelahood kembali ke era 2000-an lewat Fimelahood Hangout: "Bring Back 2000s, Ladies!" pada 25 September 2026.
Kondisi RPTRA Pedongkelan Jakbar Usai Fasilitasnya Digasak Maling
Sejumlah fasilitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pedongkelan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), hilang dicuri. Kondisi RPTRA itu tampak tak terawat hingga kumuh.
Fashion Casual Go Youn Jung dengan Make Up Natural di Paris
- Go Youn Jung memukau dengan potret kasual naturalnya saat liburan di Paris. - Gayanya kasual menawan, dari sweatshirt hingga trench coat, bahkan aksi uniknya. - Di tengah liburan, ia tetap aktif dengan proyek film 'Nambeol' dan 'Moving 2'.