Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Emas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian AshrifahIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
National

Emas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian Ashrifah

CNN Indonesia 1 min read 180 kata
Emas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian Ashrifah — gambar dari CNN Indonesia
Image from CNN Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Nurisa Dian Ashrifah menjadi srikandi yang mengantar Indonesia membukukan sejarah baru dalam olahraga panahan di Asian Games 2026.

Atlet 20 tahun yang turun di nomor individual compound putri itu menjadi yang terbaik di Asian Games 2026.

Nurisa yang sebelumnya mempersembahkan emas SEA Games 2025 bisa 'naik kelas' dengan mencatatkan prestasi apik di level Asia.

Emas Nurisa di cabang olahraga panahan merupakan yang pertama bagi Indonesia dalam ajang Asian Games. Sebelumnya prestasi terbaik Indonesia di olahraga bidik anak panah ini adalah meraih perak.

Tiga perak yang pernah diraih Indonesia melalui tim recurve beregu putra pada Asian Games 1982, tim recurve beregu putri pada Asian Games 1994, dan Diananda Choirunisa di nomor individual recurve putri pada Asian Games 2018.

Selain tiga perak, atlet panahan Indonesia juga pernah membukukan empat perunggu di pesta olahraga Asia.

Nurisa mengawali langkah menuju podium Asian Games 2026 dengan mengalahkan Chikitha Taniparthi dari India dengan skor 144-143.

Kemudian pada semifinal, Nurisa mengalahkan atlet Korea Selatan Kang Yeonseo dengan skor 147-143.

Pada laga final, Nurisa kembali menunjukkan ketenangan dan akurasi bidikan. Melawan wakil Filipina, Amara Ampayo Cojuangco,Nurisa menang 139-137.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/emas-bersejarah-indonesia-dari-srikandi-bernama-nurisa-dian-ashrifah-da68a33b/.

Related

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional