Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexiaIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Technology

Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexia

CNN Indonesia 4 min read 831 kata
Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexia — gambar dari CNN Indonesia
Image from CNN Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memisahkan (spin-off) bisnis dan aset jaringan kabel fiber (wholesale fiber connectivity) ke anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). Langkah ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (30/9).

Pemisahan ini merupakan bagian dari strategi TLKM 30 untuk memaksimalkan potensi nilai aset jaringan Telkom. Melalui skema ini, Telkom bertransformasi menjadi Strategic Holding, dengan InfraNexia bertindak sebagai operating company yang berfokus terhadap pengelolaan infrastruktur jaringan.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa kebebasan operasional InfraNexia akan memberi fleksibilitas lebih untuk berkembang. Ia berharap langkah strategis ini dapat meningkatkan kinerja bisnis TelkomGroup, serta memperkuat ekosistem digital nasional.

"Kepercayaan yang diberikan kepada Telkom atas Spin-Off InfraCo ini menjadi langkah penting untuk membangun struktur bisnis yang lebih fokus, sekaligus memberi ruang dan fleksibilitas bagi InfraNexia untuk berkembang lebih optimal," tutur Nanang dalam rilis resmi pada Kamis (1/10).

RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan yang didorong untuk memperkuat tata kelola dengan tetap berkontribusi pada peningkatan kinerja, serta mendukung agenda transformasi TLKM 30.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom setelah RUPSLB 2026:

Dewan Komisaris Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo.

Komisaris: Ossy Darmawan.

Komisaris: Rizal Mallarangeng.

Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah.

Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim.

Komisaris Independen: Anthony Leong.

Komisaris Independen: Deswandhy Agusman.

Komisaris Independen: Ira Noviarti.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/fokus-ai-ready-telkom-spin-off-bisnis-fiber-rp857-t-ke-infranexia-b1bac566/.

Related

Semua berita Teknologi