Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexia
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memisahkan (spin-off) bisnis dan aset jaringan kabel fiber (wholesale fiber connectivity) ke anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). Langkah ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (30/9).
Pemisahan ini merupakan bagian dari strategi TLKM 30 untuk memaksimalkan potensi nilai aset jaringan Telkom. Melalui skema ini, Telkom bertransformasi menjadi Strategic Holding, dengan InfraNexia bertindak sebagai operating company yang berfokus terhadap pengelolaan infrastruktur jaringan.
Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa kebebasan operasional InfraNexia akan memberi fleksibilitas lebih untuk berkembang. Ia berharap langkah strategis ini dapat meningkatkan kinerja bisnis TelkomGroup, serta memperkuat ekosistem digital nasional.
"Kepercayaan yang diberikan kepada Telkom atas Spin-Off InfraCo ini menjadi langkah penting untuk membangun struktur bisnis yang lebih fokus, sekaligus memberi ruang dan fleksibilitas bagi InfraNexia untuk berkembang lebih optimal," tutur Nanang dalam rilis resmi pada Kamis (1/10).
RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan yang didorong untuk memperkuat tata kelola dengan tetap berkontribusi pada peningkatan kinerja, serta mendukung agenda transformasi TLKM 30.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom setelah RUPSLB 2026:
Dewan Komisaris Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo.
Komisaris: Ossy Darmawan.
Komisaris: Rizal Mallarangeng.
Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah.
Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim.
Komisaris Independen: Anthony Leong.
Komisaris Independen: Deswandhy Agusman.
Komisaris Independen: Ira Noviarti.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/fokus-ai-ready-telkom-spin-off-bisnis-fiber-rp857-t-ke-infranexia-b1bac566/.
Related
Kekhawatiran Kawanan AI Bisa Rebut Internet, Ini Kata Pakar
Dalam pidato di 1951, matematikawan tenar Inggris Alan Turing berteori bahwa mesin cerdas suatu saat berpotensi mengambil alih kendali masyarakat.
SM Entertainment Tempuh Jalur Hukum atas Gambar AI Yoona dan Serangan ke Winter aespa
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap penyebaran gambar ilegal berbasis AI yang menyerupai Lim Yoona serta unggahan jahat yang menargetkan Winter dari aespa.
Xiaomi 18 Pro Max Dipastikan Masuk Indonesia, Kapan Resminya?
Country Director Xioami Indonesia Michael Feng memamerkan smartphone Xiaomi 18 Pro Max di sela acara Snapdragon Partners & Media Indonesia, Jakarta pada Kamis (1/10). Kapan smartphone tersebut diboyong ke Indonesia?
7 Keunggulan Samsung Galaxy Tab S12 Ultra, Bisa Dicicil Rp 900 Ribuan
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra menawarkan layar besar, chipset kelas flagship, hingga fitur multitasking untuk bekerja dan berkreasi. Tablet ini bisa didapatkan mulai Rp 11 jutaan melalui kombinasi promo reservasi, trade-in, dan cashback bank.