Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026326 berita

Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexiaIHSG diprediksi "sideways", pasar cermati data ekonomi global-domestikSuyudi: Kritik publik jadi peringatan dini untuk benahi PolriHarga Emas Antam Pudar ke Rp2,581 Juta per Gram Awali OktoberFokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexiaIHSG Bergerak Dua Arah Pagi IniEmas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian AshrifahCoaltrans Asia 2026 - PTBA tekankan pentingnya kepastian regulasi dan keberlanjutan pasokan batu baraKomisi III Setujui Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Gantikan ListyoBNPB kawal masa transisi darurat ke pemulihan pascagempa di Ngada
Teknologi

Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexia

CNN Indonesia 4 menit baca 831 kata
Fokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexia — gambar dari CNN Indonesia
Gambar dari CNN Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memisahkan (spin-off) bisnis dan aset jaringan kabel fiber (wholesale fiber connectivity) ke anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). Langkah ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (30/9).

Pemisahan ini merupakan bagian dari strategi TLKM 30 untuk memaksimalkan potensi nilai aset jaringan Telkom. Melalui skema ini, Telkom bertransformasi menjadi Strategic Holding, dengan InfraNexia bertindak sebagai operating company yang berfokus terhadap pengelolaan infrastruktur jaringan.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa kebebasan operasional InfraNexia akan memberi fleksibilitas lebih untuk berkembang. Ia berharap langkah strategis ini dapat meningkatkan kinerja bisnis TelkomGroup, serta memperkuat ekosistem digital nasional.

"Kepercayaan yang diberikan kepada Telkom atas Spin-Off InfraCo ini menjadi langkah penting untuk membangun struktur bisnis yang lebih fokus, sekaligus memberi ruang dan fleksibilitas bagi InfraNexia untuk berkembang lebih optimal," tutur Nanang dalam rilis resmi pada Kamis (1/10).

RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan yang didorong untuk memperkuat tata kelola dengan tetap berkontribusi pada peningkatan kinerja, serta mendukung agenda transformasi TLKM 30.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom setelah RUPSLB 2026:

Dewan Komisaris Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo.

Komisaris: Ossy Darmawan.

Komisaris: Rizal Mallarangeng.

Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah.

Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim.

Komisaris Independen: Anthony Leong.

Komisaris Independen: Deswandhy Agusman.

Komisaris Independen: Ira Noviarti.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/fokus-ai-ready-telkom-spin-off-bisnis-fiber-rp857-t-ke-infranexia-b1bac566/.

Baca juga

Semua berita Teknologi