Kisah Desak Made Rita, Atlet Panjat Tebing Peraih Medali Emas Back to Back Asian Games
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
NAGOYA – Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses menyumbangkan medali emas di ajang Asian Games 2026. Tampil di Port Messe Nagoya Exhibition Hall 1, Jepang, Desak Made sukses mengamankan podium tertinggi dalam nomor Women's Speed Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Rabu 30 September 2026.
Dalam partai final yang berlangsung sengit, atlet berusia 25 tahun itu membukukan catatan waktu terbaik 6,062 detik. Torehan tersebut sekaligus mempertajam rekor Asian Games sebelumnya yang juga dipegang oleh dirinya sendiri yakni 6,07 detik.
Kemenangan ini diraih dengan selisih yang sangat tipis, yakni hanya unggul 0,002 detik saja dari pesaing kuatnya asal China, Deng Lijuan, yang mencatatkan waktu 6,064 detik. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh wakil Korea Selatan, Jeong Ji Min, yang finis dengan catatan waktu 6,18 detik.
Keberhasilan Desak di Nagoya memastikan dirinya mencetak prestasi back to back medali emas di ajang Asian Games. Sebelumnya, atlet asal Bali ini juga keluar sebagai yang terbaik dan meraih emas di Asian Games Hangzhou 2022 (yang dihelat pada 2023) pada nomor dan kategori serupa.
Perjalanan Desak menuju tangga juara tidak dilalui dengan mulus tanpa hambatan. Ia sempat mengalami momen blank sesaat setelah menyentuh garis finis karena mengaku tidak tahu siapa yang keluar sebagai pemenang di tengah format kompetisi four-lane yang menuntut konsentrasi tingkat tinggi.
“Masih nge-blank. Saya tidak tahu siapa yang menang. Jadi saya manjat saja, sudah, manjat dengan ikhlas,” terang Desak dikutip dari rilis resmi Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dikutip Kamis (1/10/2026).
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kisah-desak-made-rita-atlet-panjat-tebing-peraih-medali-emas-back-to-2a191af6/.
Related
China anugerahkan penghargaan persahabatan kepada 50 pakar asing
Beijing (ANTARA) - China pada Rabu (30/9) memberikan penghargaan Chinese Government Friendship Award tahun 2026 kepada 50 pakar asing atas kontribusi luar biasa mereka terhadap pembangunan negara tersebut.
Muhadjir Effendy: Arab Saudi Bolehkan WNA Punya Properti di Sana, Muluskan Proyek Kampung Haji
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Muhadjir Effendy, menyambut baik aturan baru pemerintah Arab Saudi soal kepemilikan aset properti di Negeri Dua Tanah Suci itu. Sebab, aturan Arab Saudi bakal memuluskan proyek pembangunan Kampung Haji pemerintah RI di Mekkah.
Trump Ikut Komentari Pesawat Flydubai yang Nyaris Dibajak
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut mengomentari insiden pesawat Flydubai yang nyaris jatuh setelah kopilot diduga menyerang pilot dalam penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv.
Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran Membantah
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, membantah tuduhan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, bahwa Teheran mendalangi teror di RAF Fairford akhir pekan lalu. Itu merupakan pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat dalam operasi melawan Iran.