RI Bidik Kerja Sama Pengelolaan Air-Ketahanan Pangan dengan Swiss
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kunjungan kerja ke Swiss. AHY bertemu Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin.
Kunjungan ini memperkuat kemitraan strategis dalam pengembangan dan penguatan kerja sama, khususnya bidang infrastruktur berkelanjutan. Dia mengawali kunjungan dengan melakukan pertemuan dengan Guy Parmelin di Federal Palace, Bern pada 28 September 2026 yang lalu.
Dalam pertemuan itu dia membahas potensi kerja sama dalam 3 isu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni kemandirian pangan, sumber daya air dan infrastruktur.
"Ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air dan transisi menuju energi baru terbarukan merupakan agenda nasional yang harus segera dicapai," ujar AHY dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Beberapa kerja sama konkret yang diidentifikasi antara lain pengelolaan sumber daya air, seperti penanganan limbah air, hydro power, akses kepada air bersih kepada masyarakat serta pembangunan infrastuktur untuk memperkuat konektivitas dan logistik di Indonesia.
Pertemuan juga menjajaki potensi investasi dan penguatan kapasitas dalam meningkatkan penyediaan air bersih, pengolahan limbah dan upaya mengatasi intrusi air laut, khususnya di pantura, serta meningkatkan kontribusi sumber energi terbarukan, khususnya hydro power.
Di samping itu, dibahas potensi investasi dan kerja sama dalam pengembangan infrastruktur transportasi darat, laut dan udara.
Guy Parmelin sendiri menyambut baik kemitraan kedua negara dan menyatakan kesiapan Swiss untuk meningkatkan investasi di Indonesia, sebagai salah satu mitra ekonomi yang strategis Swiss di kawasan Asia.
Dalam kunjungan kerja ini, AHY juga melakukan serangkaian kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung teknologi dan inovasi Swiss dalam bidang energi air dan pengelolaan air limbah. Dimulai dari meninjau pengembangan riset dan inovasi serta fasilitas pengujian model pompa hidraulik di École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL) hingga fasilitas pembangkit listrik tenaga air di Veytaux yang menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi pumped-storage hydropower di Swiss.
AHY juga meninjau pengolahan air limbah menjadi biogas dan energi serta menghasilkan kualitas air sungai Aare yang bersih, jernih, dan aman untuk dikoosumsi di ARA Bern.
Dia juga berkesempatan bertemu dengan asosiasi bisnis terbesar Swiss yang terdiri dari perusahaan industri mekanik, elektrikal, dan permesinan yang memfokuskan bisnisnya pada sektor-sektor prioritas yang sedang dikejar pemerintah. Dia juga bertemu perusahaan pengelola cum investor Zurich Airport Ltd.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ri-bidik-kerja-sama-pengelolaan-air-ketahanan-pangan-dengan-swiss-d3257ffa/.
Related
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Mata uang Garuda melemah 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil & PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkenalkan Wakil Menteri Keuangan 2026-2029 Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman yang akan membantu tugasnya kepada jajaran pegawai Kementerian…
Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta
3 menit yang lalu Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta Novina Putri Bestari CNBC Indonesia Kamis, 01 Okt 2026 16:23 WIB Samsung resmi meluncurkan tablet terbarunya Galaxy Tab S12 Plus dan Tab S12 Ultra di Indonesia.
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung Arrijal Rachman,