Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

10 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan Sepanjang SejarahVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

10 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Liputan6 Bisnis 5 menit baca 979 kata
10 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan Sepanjang Sejarah — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Sejak Revolusi Industri, kereta api menjadi salah satu pilar utama peradaban modern. Jalur-jalur besi yang membentang di berbagai belahan dunia tidak hanya mengangkut logistik vital, tetapi juga menghubungkan jutaan orang secara efisien. Moda transportasi ini lama dipandang sebagai simbol kemajuan teknologi yang aman dan andal.

Namun, sejarah perkeretaapian juga menyimpan lembaran kelam. Saat sistem keselamatan gagal, masalah teknis mencuat, atau bencana alam menerjang, kereta api berkecepatan tinggi dengan bobot ratusan ton bisa berubah menjadi instrumen bencana yang dahsyat.

Menelusuri penyebab kecelakaan di rel menjadi langkah penting agar tragedi serupa tak terulang.

Mengutip riset dari Railway Technology, Sabtu (3/10/2026), berikut daftar 10 kecelakaan kereta api paling mematikan dalam sejarah dunia berdasarkan jumlah korban jiwa dan dampak historisnya:

1. Bencana "Queen of the Sea" (Sri Lanka, 2004) Tanggal: 26 Desember 2004 Estimasi Korban: > 1.700 Jiwa Penyebab Utama: Tsunami Samudra Hindia Tragedi kereta Queen of the Sea (Ruhunu Kumari) di Peraliya, Sri Lanka, menjadi bencana perkeretaapian paling mematikan dalam sejarah. Kereta penumpang yang padat muatan ini sedang melaju di sepanjang pantai barat daya dari Colombo menuju Galle saat gempa bumi dahsyat memicu tsunami.

Dua gelombang raksasa menerjang dan menghancurkan seluruh rangkaian delapan gerbong. Banyaknya penumpang ditambah warga lokal yang nekat memanjat atap kereta untuk menyelamatkan diri dari gelombang pertama membuat angka kematian melonjak hingga melampaui 1.700 orang.

2. Tragedi Sungai Bagmati (India, 1981) Tanggal: 6 Juni 1981 Estimasi Korban: 750–800 Jiwa Penyebab Utama: Cuaca Ekstrem & Rem Mendadak Bencana rel terburuk di India terjadi ketika kereta berisi sekitar 1.000 penumpang rute Mansi–Saharsa melintasi jembatan Sungai Bagmati di Bihar. Saat badai topan dan hujan deras menerjang, masinis mendadak menarik rem mendalam, diduga demi menghindari hewan ternak yang melintas.

Pengereman mendadak di tengah angin kencang membuat tujuh dari sembilan gerbong tergelincir dan terjun ke aliran deras Sungai Bagmati yang sedang meluap.

3. Anjlokan Saint-Michel-de-Maurienne (Prancis, 1917) Tanggal: 12 Desember 1917 Estimasi Korban: > 700 Jiwa Penyebab Utama: Rem Blong & Muatan Berlebih (Overload) Sebuah kereta militer sepanjang 350 meter membawa sekitar 1.000 prajurit Prancis yang pulang cuti dari Front Italia pada Perang Dunia I. Saat menuruni lintasan curam dari stasiun Modane menuju Lembah Maurienne, sistem rem gagal berfungsi akibat beban yang kelewat berat.

Kereta meluncur tanpa kendali hingga anjlok dan saling bertabrakan menjelang Stasiun Saint-Michel-de-Maurienne. Benturan keras tersebut memicu kebakaran hebat dari lampu penerangan berbahan bakar minyak.

4. Tragedi Stasiun Ciurea (Rumania, 1917) Tanggal: 13 Januari 1917 Estimasi Korban: 600–1.000 Jiwa Penyebab Utama: Malfungsi Rem & Kebakaran Di tengah gelora Perang Dunia I, kereta ekspres 26 gerbong yang mengangkut tentara terluka dan pengungsi meluncur tak terkendali di turunan tajam dekat Stasiun Ciurea. Saluran rem angin yang terputus membuat rangkaian kereta gagal berhenti.

Ketika dialihkan ke jalur cabang demi menghindari tabrakan di stasiun utama, kereta justru anjlok dan menghantam rangkaian gerbong lain, memicu ledakan dan kebakaran yang melalap habis gerbong kayu tersebut.

5. Kecelakaan Kereta Guadalajara (Meksiko, 1915) Tanggal: 22 Januari 1915 Estimasi Korban: > 600 Jiwa Penyebab Utama: Kegagalan Rem di Turunan Terjal Terjadi saat Revolusi Meksiko, kereta penumpang 20 gerbong disiapkan khusus untuk membawa keluarga pasukan kepresidenan Venustiano Carranza dari Colima ke Guadalajara. Akibat kelebihan muatan secara ekstrem dengan penumpang yang bergelantungan di atap dan pintu, sistem pengereman tak sanggup menahan laju kereta di jalur pegunungan yang terjal. Kereta terlempar dari rel saat melintasi tikungan tajam dan jatuh ke dalam jurang.

6. Ledakan Kereta Api Ufa (Uni Soviet / Rusia, 1989) Tanggal: 4 Juni 1989 Estimasi Korban: 575 Jiwa Penyebab Utama: Kebocoran Gas Industri & Ledakan Dahsyat Dua kereta penumpang rute Adler–Novosibirsk yang membawa sekitar 1.300 orang saling berpapasan di jalur Trans-Siberia dekat Kota Ufa. Tanpa disadari, terjadi kebocoran gas LPG skala besar dari pipa retak di sekitar rel yang membentuk awan gas tak terlihat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/10-kecelakaan-kereta-paling-mematikan-sepanjang-sejarah-369c69bc/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi