Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Alasan Konser Israel Houghton Dilarang di JakartaAlarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Alasan Konser Israel Houghton Dilarang di Jakarta

CNN Hiburan 3 menit baca 539 kata
Alasan Konser Israel Houghton Dilarang di Jakarta — gambar dari CNN Hiburan
Gambar dari CNN Hiburan. Ringkasan oleh Zona News.

Rencana konser Israel Houghton bersama grup musik New Breed atau yang selama ini dikenal dengan Israel & New Breed bertajuk 'Til The Whole World Knows Tour 2026' di Jakarta terancam batal.

Pemerintah Indonesia menegaskan tidak bakal memberikan izin penyelenggaraan maupun penerbitan visa lantaran rekam jejak dukungan sang musisi terhadap Israel berseberangan dengan komitmen politik luar negeri Indonesia.

Indonesia selama ini mengambil posisi mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pemerintah Indonesia juga mengambil keputusan tersebut dengan pertimbangan potensi gangguan keamanan.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan keputusan penolakan tersebut diambil usai menggelar koordinasi lintas lembaga.

Beberapa lembaga yang terlibat adalah Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Setelah kami melakukan koordinasi dan mempertimbangkan aspek keamanan dalam negeri serta komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, kami berpandangan bahwa kegiatan apa pun yang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk merugikan perjuangan rakyat Palestina tidak akan diperkenankan diselenggarakan di Indonesia," ujar Yusril di kantornya, Jakarta, Senin (5/10).

Yusril membeberkan gelombang masukan dari publik, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjadi pertimbangan penting dalam menakar sensitivitas acara.

Namun, ia menekankan bahwasanya sikap pemerintah sama sekali tidak berkaitan dengan latar belakang keagamaan maupun genre musik rohani yang diusung Israel Houghton.

"Pemerintah tidak dalam posisi menilai keyakinan keagamaan seseorang," ucap Yusril.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah jangan sampai kegiatan apa pun di Indonesia dimanfaatkan untuk kepentingan propaganda politik yang bertentangan dengan kebijakan luar negeri dan komitmen Pemerintah Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina," ia menegaskan.

Selain Yusril, Polda Metro Jaya juga dipastikan tidak akan meloloskan izin keramaian demi mengantisipasi gejolak sosial.

Di samping itu, Yusril menyoroti penjualan tiket konser yang sudah telanjur bergulir secara daring di media sosial, padahal pihak penyelenggara belum pernah mengantongi atau mengajukan izin resmi ke kepolisian.

"Yang juga agak mengherankan bagi saya adalah bagaimana tiket sudah dijual secara online, sementara izin untuk menyelenggarakan pertunjukannya sendiri belum ada," tutur Yusril.

Langkah pengetatan serupa diambil pihak keimigrasian. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko beserta kementerian terkait menegaskan permohonan visa Israel Houghton akan langsung ditolak jika diajukan untuk keperluan konser.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/alasan-konser-israel-houghton-dilarang-di-jakarta-d6b7b5aa/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional