Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262927 berita

Desakan AS ke Iran untuk Pangkas Uranium, Vance: Buat Apa hingga 60 Persen?Alarm Kematian El Nino di RI, Benarkah Belasan Ribu Terancam Tewas?Mediasi Audi Marissa dan Anthony Xie Resmi Gagal, Kuasa Hukum: Pintu Rujuk Masih TerbukaRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon hingga Larangan Tahan IjazahDulu Buka Jalan Cawapres, Almas Kini Minta DPR Proses Makzulkan GibranCristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Klaim Jorge Jesus Ingkar JanjiSegini Hadiah Timnas Indonesia Usai Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Menko Sugino minta Menpora hitung kebutuhan tambahan bonus bagi atletMasalah Kualitas, As Roda Chery Omoda 5 Copot Terjadi di MalaysiaHaji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara
Internasional

Desakan AS ke Iran untuk Pangkas Uranium, Vance: Buat Apa hingga 60 Persen?

Tribun 2 menit baca 373 kata
Desakan AS ke Iran untuk Pangkas Uranium, Vance: Buat Apa hingga 60 Persen? — gambar dari Tribun
Gambar dari Tribun. Ringkasan oleh Zona News.

Iran Vs Amerika Memanas Desakan AS ke Iran untuk Pangkas Uranium, Vance: Buat Apa hingga 60 Persen?

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance mendesak Iran untuk segera memangkas pengayaan uranium untuk mengakhiri perang.

- Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance memberikan peringatan kepada Iran untuk segera mengurangi pengayaan uranium.

- Vance menyatakan Iran harus mengurangi kapasitas pengayaan uraniumnya secara signifikan demi mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

- Bahkan, Vance mempertanyakan buat apa Iran memperkaya uranium hingga 60 persen jika tidak ingin membuat senjata nuklir.

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Iran.

Pernyataan Vance itu diungkapkan saat melakukan wawancara eksklusif bersama Reuters di Fairbanks, Alaska, Senin (5/10/2026).

Dalam wawancara tersebut, Vance menegaskan Iran harus mengurangi kapasitas pengayaan uraniumnya secara signifikan.

Hal itu harus dilakukan jika Iran ingin memenuhi tuntutan AS dan mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

"Jika Anda tidak ingin membuat senjata nuklir, lalu untuk apa Anda membutuhkan bahan bakar yang diperkaya hingga 60 persen?" ujar Vance kepada Reuters.

"Jika mereka ingin menunjukkan komitmen untuk tidak membangun senjata nuklir, mereka harus melakukan sesuatu yang nyata terhadap kapasitas pengayaan uranium mereka," tegasnya.

Di sisi lain, Vance mengungkapkan adanya hambatan diplomatik lantaran Washington masih ragu tentang struktur pengambilan keputusan di internal pemerintah Iran.

Meski AS telah menjalin komunikasi langsung dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, pemerintah AS tidak yakin sejauh mana kewenangan yang dimiliki kedua pejabat tersebut dalam hierarki kekuasaan Teheran.

"Salah satu hal yang kami dapati adalah, tidak sepenuhnya jelas bagaimana negara mereka mengambil keputusan," kata Vance.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/desakan-as-ke-iran-untuk-pangkas-uranium-vance-buat-apa-hingga-60-40a4a36b/.

Baca juga

Penusukan di Sekolah Turki, 1 Siswa SMP Tewas

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia dalam peristiwa penusukan di sebuah sekolah di ibu kota Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa itu terjadi di distrik Basaksehir, barat laut kota itu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional