Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak UlasannyaVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Liputan6 Bisnis 3 menit baca 523 kata
Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia tertekan sepanjang pekan lalu. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS), penguatan dolar AS, dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) membuat minat terhadap aset safe haven tersebut melemah.

Kini, perhatian pasar beralih pada arah harga emas pekan ini. Hasil survei terbaru Kitco News menunjukkan mayoritas analis Wall Street memperkirakan harga emas kembali turun.

Dari 13 analis yang mengikuti Kitco News Weekly Gold Survey, enam orang atau 46% memprediksi harga emas melemah pekan ini.

Hanya tiga analis atau 23% yang memperkirakan harga naik. Sementara empat analis atau 31% memilih netral atau memperkirakan harga bergerak mendatar.

Sentimen investor ritel masih lebih positif, tetapi tidak lagi didominasi pandangan bullish seperti sebelumnya.

Dari 182 suara dalam jajak pendapat online Kitco, sebanyak 85 investor atau 47% memperkirakan harga emas naik.

Sebanyak 60 investor atau 33% memprediksi harga turun, sedangkan 37 investor atau 20% memperkirakan harga bergerak mendatar.

Hasil survei tersebut menunjukkan pasar mulai lebih berhati-hati setelah emas gagal mempertahankan kenaikan meski data tenaga kerja AS melemah.

Emas Masih Menunjukkan Ketahanan Salah satu analis yang masih melihat peluang kenaikan adalah Marc Chandler, managing director Bannockburn Global Forex.

“Saya memperkirakan harga emas akan naik pekan ini,” kata Chandler dikutip dari Kitco, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, pelemahan imbal hasil obligasi setelah laporan tenaga kerja AS yang mengecewakan menjadi sinyal positif bagi emas. Ia menilai harga emas akan semakin kuat jika mampu menembus US$4.280-US$4.300 per ounce.

Sementara itu, Adam Button dari investingLive memilih sikap netral. Ia mencari peluang membeli emas pada Oktober sebelum faktor musiman yang biasanya mendukung harga pada November hingga Januari.

Adrian Day dari Adrian Day Asset Management justru memperkirakan harga emas turun dalam jangka pendek.

“Turun,” kata Day.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/analis-prediksi-harga-emas-dunia-turun-pekan-ini-simak-ulasannya-bcc9ed79/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi