Arab Saudi Bantah Isu Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram
Otoritas Arab Saudi membantah kabar adanya percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Makkah. Pihak berwenang menyatakan seorang pria ditangkap karena mengganggu jemaah dan memicu kepanikan di sekitar masjid suci tersebut.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial X pada Jumat (2/10), otoritas keamanan Saudi menjelaskan bahwa pria tersebut telah diamankan setelah menimbulkan keresahan di antara orang-orang yang melintas.
"Pihak berwenang keamanan di ibu kota suci itu menangkap seseorang karena mengganggu orang yang lewat dan menyebarkan ketakutan serta kepanikan di antara mereka, dan dia langsung ditindak," demikian pernyataan otoritas Saudi, dikutip Anadolu Agency.
Pihak berwenang juga menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai dugaan insiden bom bunuh diri tersebut tidak benar.
"Pihak berwenang keamanan menegaskan bahwa klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak benar," demikian pernyataan itu.
Meski demikian, otoritas Saudi tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai pria yang ditangkap.
Sebelumnya, kabar dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut seorang pria yang diduga mengenakan rompi peledak mendekati Ka'bah sebelum ditangkap petugas keamanan.
Ka'bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram, Makkah. Bangunan tersebut menjadi kiblat umat Islam sekaligus salah satu tempat paling suci dalam agama Islam.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/arab-saudi-bantah-isu-bom-bunuh-diri-di-masjidil-haram-0bbe690c/.
Baca juga
CDC: Campak di Amerika Serikat hampir 3.900 kasus
Washington (ANTARA) - Jumlah kasus penyakit campak yang sedang melanda di Amerika Serikat kini mendekati 3.900, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Jumat (2/10).
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang: Martin Rebut Pole usai Salip Marquez
Jorge Martin berhasil merebut pole position mengalahkan Marc Marquez usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi tengah menyiapkan operasi militer terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?
Setelah berada di Irak selama 12 tahun, Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan penarikan seluruh pasukan dari Irak pada Rabu (30/9) usai menjalankan misi memerangi ISIS.