Coast Guard Taiwan Usir Kapal China Pakai Water Cannon
Kapal coast guard Taiwan mengusir dua kapal nelayan China dari sekitar pulau di Laut China Selatan (LCS) menggunakan water cannon.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat momen kapal coast guard Taiwan menyemprot sebuah kapal China yang berada di dekat Pulau Dongsha, yang terletak di perairan sengketa LCS.
Media lokal Taiwan, Taipei Times, melaporkan aksi itu terjadi pada Kamis (1/10) saat coast guard Taiwan sedang berpatroli. Coast guard Taiwan mulanya meminta dua kapal China di lokasi untuk pergi.
Satu kapal pergi, tetapi satu kapal lainnnya menolak. Coast guard Taiwan akhirnya menembakkan meriam air beberapa kali ke arah kapal tersebut.
Kapal nelayan yang disemprot dilaporkan kehilangan daya mesin usai terkena water cannon. Pihak Taiwan kemudian menyerahkan mereka ke kapal kerja China.
Taiwan menetapkan "perairan terlarang" di wilayah laut mereka yang membentang sejauh 12 mil laut (sekitar 19 kilometer). Jarak ini bervariasi di sekitar pulau-pulau terpencil Taiwan.
Pulau Dongsha memiliki batas perairan terlarang lebih dari 12 mil laut karena dapat diukur dari terumbu karang kecil di dekatnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/coast-guard-taiwan-usir-kapal-china-pakai-water-cannon-9c6251d4/.
Baca juga
CDC: Campak di Amerika Serikat hampir 3.900 kasus
Washington (ANTARA) - Jumlah kasus penyakit campak yang sedang melanda di Amerika Serikat kini mendekati 3.900, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Jumat (2/10).
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang: Martin Rebut Pole usai Salip Marquez
Jorge Martin berhasil merebut pole position mengalahkan Marc Marquez usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi tengah menyiapkan operasi militer terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?
Setelah berada di Irak selama 12 tahun, Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan penarikan seluruh pasukan dari Irak pada Rabu (30/9) usai menjalankan misi memerangi ISIS.