Pilot Flydubai Video Call PM India Modi, Cerita Momen Panik di Pesawat
Pilot Flydubai Smit Machchhar berbincang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi usai insiden upaya pembajakan pada Rabu (30/9) lalu.
Ia menceritakan momen menegangkan di pesawat dalam percakapan video pada Jumat (2/10).
Dilansir dari CNN, Machchhar mengatakan kepada Modi bagaimana ia berusaha menghentikan aksi kopilot yang hendak membajak dan menjatuhkan pesawat.
"Pada saat itu, saya berjuang untuk hidup saya," katanya seperti dilansir CNN.
Pesawat Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 nyaris dibajak pada Rabu usai salah satu pilot berniat menjatuhkan pesawat.
Pesawat saat itu membawa 174 penumpang dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Tel Aviv, Israel.
Insiden tak beres di dalam pesawat diketahui setelah jet mengirim sinyal bahaya dan tak lama kemudian putus kontak.
Pesawat juga terlacak terbang dengan ketinggian dan kecepatan tak lazim.
Hasil penilaian otoritas Israel menyimpulkan pilot dan kopilot Flydubai berkelahi di dalam kokpit karena kopilot yang berkewarganegaraan Oman berusaha menjatuhkan pesawat.
Sang kopilot saat ini sedang diselidiki atas dugaan terorisme usai pesawat berhasil mendarat darurat dengan selamat di Arab Saudi.
Menurut pengakuan Machchhar, pesawat berhasil diselamatkan setelah ia berusaha membuka pintu kokpit di tengah hantaman kopilot. (blq/asa)
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pilot-flydubai-video-call-pm-india-modi-cerita-momen-panik-di-pesawat-c2bd36d2/.
Baca juga
CDC: Campak di Amerika Serikat hampir 3.900 kasus
Washington (ANTARA) - Jumlah kasus penyakit campak yang sedang melanda di Amerika Serikat kini mendekati 3.900, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Jumat (2/10).
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang: Martin Rebut Pole usai Salip Marquez
Jorge Martin berhasil merebut pole position mengalahkan Marc Marquez usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10).
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah
Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi tengah menyiapkan operasi militer terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?
Setelah berada di Irak selama 12 tahun, Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan penarikan seluruh pasukan dari Irak pada Rabu (30/9) usai menjalankan misi memerangi ISIS.