Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Nyaris 2 Ribu Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Siswa di PrancisIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Lifestyle

Nyaris 2 Ribu Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Siswa di Prancis

CNN Internasional 1 menit baca 257 kata
Nyaris 2 Ribu Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Siswa di Prancis — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Sebanyak hampir 2 ribu orang ditangkap dalam aksi unjuk rasa siswa dan mahasiswa yang meluas di Prancis pada Jumat (2/10).

Aksi protes yang merespons kekurangan guru dan bangunan sekolah itu telah meletus di Paris sejak September lalu. Namun, seiring berjalannya waktu, aksi protes berubah menjadi kekerasan yang meluas ke sejumlah wilayah.

"Ada minoritas yang aktif dan melakukan kekerasan [yang berpartisipasi dalam protes]. Kami bahkan tidak yakin apakah mereka adalah siswa sekolah menengah atas," ujar Menteri Kehakiman Gerald Darmanin kepada radio RTL, melansir NBC News.

Darmanin juga menambahkan, sebanyak hampir 2 ribu orang telah ditangkap sejak protes dimulai. Sekitar dua per tiga di antaranya ditahan oleh polisi.

"Ini telah beralih dari demonstrasi siswa SMA menjadi gangguan ketertiban umum. Orang-orang menargetkan bus dan membakar sekolah. Itu bukan lagi sekadar masalah protes," tambah dia.

Menukil CNN, aksi protes itu diwarnai dengan pembakaran sejumlah fasilitas dan bentrokan dengan polisi sejak Rabu (30/9). Sejumlah video bermunculan di media sosial, salah satunya memperlihatkan seorang guru yang diserang oleh aksi massa.

Berdasarkan laporan The Independent, sejumlah lembaga intelijen mengklaim bahwa politisi sayap kiri garis keras ikut berkontribusi dalam memicu kerusuhan. Namun, anggota parlemen membantah tuduhan tersebut.

Aksi protes ini dimulai di sejumlah sekolah Prancis sejak pekan lalu. Namun, eskalasi mulai meningkat pada Selasa (29/9). Situasi di luar sekolah memburuk hingga hari-hari berikutnya.

Pada Kamis, bentrokan dengan polisi meningkat di beberapa kota di Prancis. Mahasiswa juga ikut bergabung dalam protes.

Sektor pendidikan yang kekurangan sumber daya menjadi akar kemarahan pada siswa. Mereka mengeluh banyak guru yang tidak diganti dan mengkritik banyaknya bangunan sekolah yang rusak.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/nyaris-2-ribu-orang-ditangkap-dalam-aksi-protes-siswa-di-prancis-2e1fd220/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle