Lewati ke konten

Jumat, 2 Oktober 2026964 berita

Benarkah HP Android Murah Bikin Baterai Lama Mengisi? Ini FaktanyaPolisi Selidiki Wanita Dianiaya Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di JakselVIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape EtomidateThailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini AlasannyaRusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap KaliningradTempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFoodKepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan panganPihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan HakimBupati Gowa Tak Ditahan Usai Diperiksa Kortas Tipikor PolriSertijab Kapolri dari Listyo ke Suyudi Digelar Sore Ini
Teknologi

Benarkah HP Android Murah Bikin Baterai Lama Mengisi? Ini Faktanya

Liputan6 Tekno 2 menit baca 392 kata
Benarkah HP Android Murah Bikin Baterai Lama Mengisi? Ini Faktanya — gambar dari Liputan6 Tekno
Gambar dari Liputan6 Tekno. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Anggapan telepon seluler (ponsel) Android murah memiliki proses pengisian daya lambat tidak sepenuhnya benar. Meskipun memang benar perangkat keras entry-level seringkali memangkas spesifikasi seperti kamera dan prosesor demi menekan harga.

Kini, sejumlah handphone (Hp) murah justru mampu melampaui kecepatan isi ulang baterai pada ponsel flagship. Demikian sebagaimana dikutip dari BGR, Jumat (2/10/2026).

Sebagai contoh, Samsung A37 5G bisa mengisi daya hingga 60% hanya dalam waktu 30 menit. Kecepatan ini hampir setara dengan Samsung Galaxy S26 FE yang mencapai 69% dalam 30 menit, serta iPhone 17 Pro bisa mengisi 50% dalam 20 menit.

Namun, tidak semua ponsel Android murah memiliki kualitas serupa. Beberapa model seperti Motorola Moto G Play (2026) tercatat hanya terisi 34% dalam 30 menit.

Hal ini membuktikan harga bukanlah satu-satunya indikator cepat atau lambatnya pengisian daya suatu hp.

Faktor utama penentu kecepatan pengisian daya ponsel Android adalah besaran daya (Watt) yang didukung perangkat tersebut. Semakin tinggi angka Watt pada spesifikasi pengisian daya, semakin cepat pula dapat mengisi.

Ponsel dengan daya Watt yang sama bisa memiliki durasi isi daya berbeda akibat optimalisasi perangkat lunak. Sebagai contoh, fitur pembatasan aktivitas latar belakang (background app) saat pengisian daya dapat mempercepat proses pengisian hingga beberapa persen lebih tinggi.

Selain itu, kepala charger dan kabel turut memegang peranan penting. Menggunakan adaptor dengan output lebih rendah dari kapasitas maksimal hp akan membatasi kecepatan isi daya. Terlebih, kabel berkualitas rendah juga menghambat efisiensi penyaluran daya.

Faktor lainnya adalah kesehatan dan usia baterai. Baterai usia lama tidak akan bekerja semaksimal saat masih baru, sehingga perlu pengganti baterai di pusat layanan resmi untuk meningkatkan kecepatan pengisian daya.

Membatasi penggunaan ponsel saat sedang mengisi daya juga perlu dilakukan agar hp dapat mengisi dengan cepat secara maksimal. Umumnya, perangkat mengisi daya lebih cepat saat tidak dipakai.

Ponsel Android Murah Mana yang Tidak Lama Ngecas?

Sebagian besar model Android yang dirilis pada 2026 mendukung pengisian daya cepat. Salah satunya Samsung Galaxy A57 5G dibanderol mulai dari Rp 9 jutaan hingga Rp 10 jutaan tergantung kapasitas penyimpanan. Model ini memiliki kecepatan pengisian daya 45W yang mampu mengisi baterai hingga 60% dalam waktu setengah jam.

Sementara itu, ada Motorola Moto G (2026) yang saat ini belum ada konfirmasi resmi apakah akan tersedia di Indonesia dengan harga USD 300 (sekitar Rp 5,3 juta). Hp ini mampu mencapai pengisian 50% dalam 28 menit serta 100% dalam 75 menit berkat dukungan pengisian daya 30W.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/benarkah-hp-android-murah-bikin-baterai-lama-mengisi-ini-faktanya-fc5c7862/.

Baca juga

Waspada Situs Scam Pre-order iPhone Bisa Curi Data

Situs penipuan berkedok pre-order iPhone Duo berupaya mengecoh pengguna iPhone yang antusias terhadap ponsel lipat pertama Apple. Dengan iming-iming potongan harga US$500, situs tersebut bisa mencuri data pribadi hingga informasi dompet kripto ketika korban membuka halamannya.

CNN Indonesia

Semua berita Teknologi