Lewati ke konten

Jumat, 2 Oktober 2026964 berita

Galaxy Tab S12 Ultra Punya 4 Workspace di Samsung DeX, Multitasking Lebih PraktisPolisi Selidiki Wanita Dianiaya Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan di JakselVIDEO: Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Produksi Vape EtomidateThailand Cabut Kewarganegaraan Pengusaha Israel, Ini AlasannyaRusia tegaskan akan merespons atas ancaman terhadap KaliningradTempat Taco di Jakarta yang Sering Direkomendasikan, Bisa Dipesan di GrabFoodKepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan panganPihak Richard Lee Soroti Alokasi Waktu Sidang, Tuntut Kesetaraan Hak Pembelaan di Depan HakimBupati Gowa Tak Ditahan Usai Diperiksa Kortas Tipikor PolriSertijab Kapolri dari Listyo ke Suyudi Digelar Sore Ini
Teknologi

Galaxy Tab S12 Ultra Punya 4 Workspace di Samsung DeX, Multitasking Lebih Praktis

Liputan6 Tekno 2 menit baca 352 kata
Galaxy Tab S12 Ultra Punya 4 Workspace di Samsung DeX, Multitasking Lebih Praktis — gambar dari Liputan6 Tekno
Gambar dari Liputan6 Tekno. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Samsung Galaxy Tab S12 Ultra membawa Samsung DeX yang dirancang untuk mendukung aktivitas multitasking dalam satu perangkat. Salah satu kemampuannya adalah menyediakan hingga empat workspace untuk mengelompokkan berbagai kegiatan.

Pembagian ini membuat aktivitas seperti mencari informasi, mengedit foto, membuat konten, dan menikmati hiburan bisa ditempatkan pada ruang kerja yang berbeda.

Pengguna pun lebih mudah berpindah aktivitas tanpa harus menumpuk semuanya dalam satu tampilan.

“Misalnya pengguna mau menggunakan external screen untuk bekerja dengan lebih luas, nanti pengguna akan mendapatkan additional workspace dari external screen-nya,” kata MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Widyantoko Utomo, pada acara peluncuran Galaxy Tab S12 Series di Indonesia, Kamis (1/10/2026).

Menurut Widyantoko, ruang tambahan ini berguna ketika pengguna membutuhkan area kerja yang lebih luas. Layar eksternal juga bisa dimanfaatkan untuk pekerjaan yang membutuhkan tampilan lebih detail, termasuk editing visual.

Samsung DeX memungkinkan aktivitas dikelompokkan ke dalam empat workspace. Setiap ruang kerja dapat digunakan untuk kebutuhan berbeda sehingga pekerjaan yang sedang berlangsung tetap lebih terorganisasi.

Kemampuan ini juga sesuai untuk orang yang menjalankan beberapa aktivitas dalam keseharian. “Galaxy Tab S12 Series dirancang mendukung pekerjaan kantor sekaligus aktivitas sebagai content creator," tekan Widyantoko.

Sambungkan ke Layar Eksternal dengan Mudah Selain membagi aktivitas dalam beberapa workspace, Galaxy Tab S12 Series juga mendukung koneksi ke layar eksternal secara wireless. Tampilan dari tablet bisa dipindahkan ke layar lain dengan metode drag-and-drop.

Kemampuan ini membuat satu tablet dapat memiliki area kerja yang lebih luas.

“Layar tambahan itu mampu dimanfaatkan pengguna untuk melakukan editing visual atau menyiapkan presentasi,” Widyantoko menambahkan.

Samsung menyebut koneksi ke layar eksternal bisa dilakukan tanpa adaptor maupun dongle. Artinya, pengguna tidak perlu menyiapkan perangkat tambahan untuk memperluas area kerja Galaxy Tab S12 Series.

Fitur Lainnya Samsung DeX menjadi salah satu bagian dari upaya Samsung menjadikan Galaxy Tab S12 Series sebagai perangkat untuk menunjang produktivitas.

Selain empat workspace, tablet ini juga membawa Multi Window, three-way window split, S Pen, dan sejumlah dukungan AI. Kombinasi berbagai kemampuan tersebut membuat Galaxy Tab S12 Ultra bisa dipakai untuk menangani beberapa jenis aktivitas dalam satu perangkat.

Pengaturan ruang kerja yang terpisah juga memberi pilihan lebih fleksibel saat berpindah dari pekerjaan ke aktivitas lainnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/galaxy-tab-s12-ultra-punya-4-workspace-di-samsung-dex-multitasking-97484205/.

Baca juga

Waspada Situs Scam Pre-order iPhone Bisa Curi Data

Situs penipuan berkedok pre-order iPhone Duo berupaya mengecoh pengguna iPhone yang antusias terhadap ponsel lipat pertama Apple. Dengan iming-iming potongan harga US$500, situs tersebut bisa mencuri data pribadi hingga informasi dompet kripto ketika korban membuka halamannya.

CNN Indonesia

Semua berita Teknologi