Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Cegah Eksim Kambuh, Kenali Pemicu dan Kebutuhan KulitVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Lifestyle

Cegah Eksim Kambuh, Kenali Pemicu dan Kebutuhan Kulit

Liputan6 Kesehatan 1 menit baca 224 kata
Cegah Eksim Kambuh, Kenali Pemicu dan Kebutuhan Kulit — gambar dari Liputan6 Kesehatan
Gambar dari Liputan6 Kesehatan. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Eksim dapat berlangsung dalam jangka panjang dan kambuh berulang. Karena itu, memahami pemicu serta mengenali kondisi dan kebutuhan kulit menjadi langkah penting untuk membantu mencegah gejala kembali memburuk.

“Penanganan eksim bukan sekadar tentang meredakan keluhan saat gejala memburuk. Mengingat kondisi ini memiliki penyebab dan pencetus yang multifaktorial," kata dokter Tomi Nugraha SpDVE.

Tomi menuturkan pemahaman yang komprehensif terhadap kulit sangatlah penting, sehingga terapi dapat disesuaikan secara spesifik untuk setiap pasien.

"Perlu diingat, mencegah kekambuhan eksim melalui perawatan kulit yang tepat jauh lebih baik daripada mengobati eksim saat kambuh,” kata Tomi mengutip Antara.

Tomi mengatakan perjalanan setiap pasien dengan eksim dapat berbeda karena faktor genetik, kondisi kulit, lingkungan, hingga perubahan yang terjadi dalam tubuh dapat berperan dalam muncul atau memburuknya flare-up atau gejala yang memburuk.

Ia menilai mengenali pola dan kondisi kulit masing-masing menjadi bagian penting dalam pengelolaan eksim. Kebutuhan kulit juga dapat berubah dalam berbagai fase kehidupan sehingga kondisi dan kebutuhan kulit seseorang tidak selalu sama dari waktu ke waktu.

Perubahan yang terjadi pada tubuh, termasuk pada fase perimenopause, menopause, hingga postmenopause, menjadi salah satu konteks yang perlu dipahami karena kondisi dan kebutuhan kulit seseorang dapat berubah.

Pengelolaan eksim tidak hanya berkaitan dengan kondisi kulit ketika gejala muncul. Dermatolog ERHA Ultimate itu turut menyebut kondisi juga dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan kondisi emosional, sementara keluarga turut mendampingi pasien dalam menjalani perawatan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/cegah-eksim-kambuh-kenali-pemicu-dan-kebutuhan-kulit-0a6dc6fe/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle