Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Ekonomi Indonesia Menguat, Inflasi Terkendali hingga Manufaktur EkspansifVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Menguat, Inflasi Terkendali hingga Manufaktur Ekspansif

Liputan6 Bisnis 2 menit baca 499 kata
Ekonomi Indonesia Menguat, Inflasi Terkendali hingga Manufaktur Ekspansif — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Ekonomi Indonesia memasuki Triwulan IV-2026 dengan sejumlah sinyal positif. Inflasi September tetap berada dalam sasaran pemerintah, neraca perdagangan mencatat surplus, sementara aktivitas manufaktur kembali masuk zona ekspansi.

Ketiga indikator tersebut menjadi gambaran kondisi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Data inflasi September 2026, neraca perdagangan Agustus 2026, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur September 2026 dirilis pada Kamis (1/10/2026).

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan inflasi September 2026 tercatat 3,28% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Angka tersebut masih berada dalam sasaran inflasi nasional 2,5% plus minus 1%.

Inflasi inti juga melandai menjadi 2,84% yoy. Sementara inflasi harga yang diatur pemerintah atau Administered Prices (AP) turun menjadi 3,25% yoy.

Namun, pemerintah masih mencermati tekanan dari kelompok pangan bergejolak atau Volatile Food. Inflasi kelompok ini mencapai 5,03% yoy, dipengaruhi dinamika permintaan serta penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem, El Nino, dan bencana alam.

“Komponen Volatile Food masih menjadi perhatian dengan inflasi 5,03% (yoy), dipengaruhi dinamika permintaan serta penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem, El Nino, dan bencana alam," ujar Haryo dalam keterangan tertulis, Minggu (4/10/2026).

"Pemerintah terus memperkuat koordinasi pusat dan daerah untuk menjaga pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga, khususnya menjelang akhir tahun,” tambah dia.

Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Untuk menjaga daya beli sekaligus mengendalikan harga pangan, pemerintah memperkuat sejumlah program. Di antaranya penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III dan bantuan pangan beras 10 kg per bulan selama Oktober hingga Desember 2026.

Pemerintah juga mempercepat penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras medium melalui Perum Bulog. Upaya tersebut dilengkapi dengan Gerakan Pangan Murah (GPM), optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan kerja sama antardaerah (KAD).

Dari sisi eksternal, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus kumulatif US$7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.

Ekspor ditopang sejumlah komoditas utama. Ekspor besi dan baja mencapai US$19,18 miliar, tumbuh 4,88%. CPO dan turunannya mencapai US$17,75 miliar atau tumbuh 6,57%, sedangkan batu bara mencapai US$16,58 miliar atau tumbuh 4,31%.

Ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62%. Kondisi ini menunjukkan kontribusi hilirisasi terhadap kinerja ekspor Indonesia.

Sementara itu, impor didominasi bahan baku atau penolong serta barang modal yang secara total mencapai 91,3% dari keseluruhan impor.

PMI Manufaktur Indonesia Peningkatan impor mesin dan peralatan mekanis sebesar 15,26% serta mesin dan perlengkapan elektrik sebesar 22,94% menunjukkan kebutuhan input produksi dan barang modal ikut meningkat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ekonomi-indonesia-menguat-inflasi-terkendali-hingga-manufaktur-7638daf5/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi