Konsumsi Antibiotik Tanpa Resep Dokter, Ada Risiko Kuman Jadi Kebal
Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan antibiotik yang tidak tepat masih menjadi perhatian karena dapat memicu resistensi antimikroba atau Antimicrobial Resistance (AMR). Salah satunya terjadi ketika antibiotik dikonsumsi tanpa resep dan pengawasan tenaga medis.
Sayangnya, praktik apotek yang menyerahkan antibiotik tanpa resep dokter masih terjadi seperti disampaikan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Hermanto.
"Jadi resistensi antimikroba menjadi perhatian dunia karena berdasarkan materi tadi apabila kita tidak berkontribusi di tahun 2050 ya itu akan banyak kematian," kata Kepala BBPOM Manado Hermanto pada acara sosialisasi bagi apoteker pada peringatan Hari Apoteker Sedunia di Manado.
Angka kematian yang meningkat, menurut Hermanto diakibatkan antibiotik sudah tidak efektif lagi mengobati penyakit atau membunuh kuman.
"Makanya harus sama-sama, ada gerakan nasional termasuk sampai ke tingkat yang terendah ini, ke mahasiswa juga harus dibekali," pesannya.
Ia meminta semua pihak bergerak untuk mencegah meningkatnya risiko kematian yang diakibatkan oleh resistensi antimikroba.
"Perlu digerakkan bersama mulai dari BPOM, ada pemerintah, ada pelaku usaha, akademisi/mahasiswa hingga media," sebut Hermanto mengutip Antara.
Kerja sama pentaheliks yang diterjemahkan berdasarkan tugas masing-masing diarahkan untuk menekan serendah mungkin angka kematian akibat resistensi antibiotik.
"Harus ada aksi-aksi nyata apa yang dilakukan, selain itu perlu adanya pemberian edukasi, pemberdayaan, bagaimana limbahnya, semua pihak harus bekerja sama," ujarnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/konsumsi-antibiotik-tanpa-resep-dokter-ada-risiko-kuman-jadi-kebal-baf58df9/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.