Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Langka, Mirage 2000 Ukraina Tembak Jatuh Rudal Banderol Rusia dengan Meriam 1.800 Peluru per MenitIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Internasional

Langka, Mirage 2000 Ukraina Tembak Jatuh Rudal Banderol Rusia dengan Meriam 1.800 Peluru per Menit

Tribun 2 menit baca 307 kata
Langka, Mirage 2000 Ukraina Tembak Jatuh Rudal Banderol Rusia dengan Meriam 1.800 Peluru per Menit — gambar dari Tribun
Gambar dari Tribun. Ringkasan oleh Zona News.

Konflik Rusia Vs Ukraina Langka, Mirage 2000 Ukraina Tembak Jatuh Rudal Banderol Rusia dengan Meriam 1.800 Peluru per Menit Jet tempur Mirage 2000-5F Ukraina menembak jatuh S8000 Banderol, rudal jelajah berukuran relatif kecil yang dikembangkan Rusia.

Langka, Mirage 2000-5F Ukraina Tembak Jatuh Rudal Banderol Rusia dengan Meriam 1.800 Peluru per Menit TRIBUNNEWS.COM - Sebuah jet tempur Mirage 2000-5F Ukraina dilaporkan berhasil menghancurkan rudal jelajah Rusia menggunakan meriam internalnya.

Cara intersepsi tersebut tergolong langka karena rudal jelajah umumnya dihancurkan menggunakan rudal pencegat atau sistem pertahanan udara berbasis darat.

Menurut laporan yang dikutip sumber Militarnyi, Mirage 2000-5F menembak jatuh S8000 Banderol, rudal jelajah berukuran relatif kecil yang dikembangkan Rusia.

Jika informasi tersebut terkonfirmasi, peristiwa ini menjadi contoh langka penggunaan meriam pesawat tempur untuk menghancurkan rudal jelajah yang sedang terbang.

Mengandalkan Meriam 30 Mm Mirage 2000-5F merupakan varian pesawat tempur Mirage 2000 buatan Prancis.

Menurut Militarnyi, Prancis menyerahkan sejumlah pesawat jenis tersebut kepada Ukraina pada 2025 dengan menariknya langsung dari inventaris Angkatan Udara Prancis.

Untuk pertempuran jarak dekat, pesawat ini dilengkapi dua meriam otomatis DEFA 554 berkaliber 30 mm yang terpasang pada badan pesawat.

Masing-masing meriam disebut membawa hingga 125 peluru, dengan kecepatan tembak mencapai 1.800 peluru per menit.

Amunisinya menggunakan peluru fragmentasi serta penembus lapis baja pembakar berukuran 30×113 mm. Kecepatan awal proyektil disebut mencapai sekitar 815 meter per detik.

Kemampuan tersebut memungkinkan pilot menggunakan meriam sebagai senjata jarak dekat ketika pesawat berhasil mendekati sasaran.

Dalam kasus S8000 Banderol, metode tersebut menjadi menarik karena sasaran bukan pesawat tempur atau helikopter, melainkan rudal jelajah.

Banderol Punya Kecepatan Relatif Rendah S8000 Banderol dikembangkan perusahaan Rusia Kronstadt.

Berdasarkan data dalam sumber, rudal tersebut memiliki kecepatan maksimum sekitar 620–650 kilometer per jam, sedangkan kecepatan jelajahnya berada di kisaran 520–560 kilometer per jam.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/langka-mirage-2000-ukraina-tembak-jatuh-rudal-banderol-rusia-dengan-bf1aa6e3/.

Baca juga

Semua berita Internasional