Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Menteri Ben Gvir Klaim Seluruh Tepi Barat Milik IsraelVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

Menteri Ben Gvir Klaim Seluruh Tepi Barat Milik Israel

CNN Internasional 1 menit baca 254 kata
Menteri Ben Gvir Klaim Seluruh Tepi Barat Milik Israel — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben Gvir, mengeklaim seluruh wilayah Tepi Barat, Palestina, adalah milik Israel.

Dalam pernyataan kepada Channel 14 pada Kamis (1/10), Ben Gvir mengatakan pembagian wilayah Tepi Barat berdasarkan Kesepakatan Oslo II tahun 1995 tak berlaku karena semua wilayah, baik itu A, B, atau C, merupakan milik Negeri Zionis.

"Tidak ada perbedaan antara Area A, B, dan C. Seluruh wilayah adalah milik kami. Ini negara kami," kata Ben Gvir, seperti dikutip Middle East Monitor.

Berdasarkan Kesepakatan Oslo II tahun 1995, Tepi Barat dibagi menjadi Area A, B, dan C.

Area A berada di bawah kendali penuh Palestina, sedangkan Area B berada di bawah kendali Palestina dan Israel, serta Area C berada di bawah kendali penuh Israel.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 28 September 1995 antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina.

Dalam kesempatan itu, Ben Gvir juga menyuarakan kembali ambisinya untuk membubarkan Otoritas Palestina apabila ia terpilih menjadi menteri pertahanan.

Ia juga mengaku akan mendorong emigrasi warga Palestina, dengan alasan 60 persen warga ingin melakukannya.

"Saya akan meluangkan waktu untuk ini, dan saya akan mengelola prosesnya secara berkelanjutan. Setiap minggu, saya akan mengadakan diskusi yang melibatkan semua pihak terkait," ucapnya.

Pernyataan ini muncul saat para pejabat Israel sibuk berkampanye untuk pemilihan Knesset pada 27 Oktober mendatang. Jajak pendapat terbaru menunjukkan adanya penurunan dukungan untuk koalisi yang berkuasa dan peningkatan dukungan untuk blok oposisi.

Ben Gvir berusaha mendulang dukungan dengan meningkatkan ancaman terhadap warga Palestina. Ia juga berulang kali mengunjungi Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur dan melakukan ritual Talmud di Tembok Barat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/menteri-ben-gvir-klaim-seluruh-tepi-barat-milik-israel-2838954a/.

Baca juga

Semua berita Internasional