Lewati ke konten

Rabu, 7 Oktober 20262728 berita

MUI-PKS Bahas Ekonomi Syariah, LGBTQ hingga PalestinaThe Future Fest 2026 perluas akses pendidikan tinggiFictor Roring nilai jumlah laga IBL All Indonesian harus lebih banyakMarc Marquez: Tolong Doakan Saya Finis di MotoGP Mandalika 2026Menteri PKP pastikan program bedah rumah di Bandung tepat sasaranEgy Maulana Vikri bersyukur akhirnya bisa antar Timnas Indonesia juaraRelawan Gibran Sujud Syukur Usai MK Tak Terima Gugatan Denny Indrayana DkkKejagung siapkan 34 JPU untuk sidang perdana Febrie AdriansyahMK putuskan gugatan terhadap ijazah Wapres Gibran tidak diterimaClaresta Taufan sebut tema film "Bapak Paling Jujur" bikin deg-degan
Ekonomi

MUI-PKS Bahas Ekonomi Syariah, LGBTQ hingga Palestina

Okezone 1 menit baca 177 kata
MUI-PKS Bahas Ekonomi Syariah, LGBTQ hingga Palestina — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas sejumlah isu strategis dalam pertemuan Silaturahmi Kebangsaan di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Sejumlah isu yang dibahas antara lain penguatan ekonomi syariah, RUU Ekonomi Syariah, ketahanan keluarga, Palestina, keadilan iklim, hingga kesehatan mental generasi muda.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Silaturahmi Kebangsaan yang terus dijalin PKS dengan berbagai elemen bangsa, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjawab berbagai persoalan strategis umat dan bangsa.

“MUI adalah corong terkuat yang mewakili persatuan umat. PKS membutuhkan sinergi dengan MUI untuk bersama memperjuangkan aspirasi keumatan,” ujar Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PKS dan MUI membahas sejumlah isu strategis. Pertama, penguatan ekonomi dan keuangan syariah agar semakin besar kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“Kami memandang pengarusutamaan ekonomi syariah diperlukan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Potensinya sangat besar, khususnya melalui optimalisasi wakaf produktif dan pengembangan industri halal. Ini harus kita dorong agar memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menopang upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujarnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mui-pks-bahas-ekonomi-syariah-lgbtq-hingga-palestina-12861079/.

Baca juga

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu

VIDEO: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 490 Gram Sabu CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Selasa, 06 Okt 2026 23:30 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Penumpang pesawat rute Batam - Jakarta diamankan petugas Bea Cukai, lantaran menyelundupkan sabu-sabu cair.

CNN Indonesia

Semua berita Ekonomi