Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Musim Kemarau Bikin AC Lebih Sering Menyala, Ini 5 Cara Agar Tetap Hemat ListrikVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Teknologi

Musim Kemarau Bikin AC Lebih Sering Menyala, Ini 5 Cara Agar Tetap Hemat Listrik

Liputan6 Tekno 6 menit baca 1120 kata
Musim Kemarau Bikin AC Lebih Sering Menyala, Ini 5 Cara Agar Tetap Hemat Listrik — gambar dari Liputan6 Tekno
Gambar dari Liputan6 Tekno. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Musim kemarau dengan suhu udara cenderung lebih tinggi mendorong penggunaan air conditioner (AC) menjadi lebih sering. Masalahnya, durasi penggunaan lebih panjang membawa kekhawatiran pada meningkatnya beban tagihan.

Sementara mengurangi durasi pemakaian kerap tak dapat menjadi pilihan. Hal ini karena sama artinya dengan mengorbankan kenyamanan.

Dengan langkah tepat, pendinginan ruang dapat tetap berjalan, sekaligus terhindar dari membengkaknya biaya tagihan. Simak hal yang perlu diperhatikan untuk membuat pemakaian AC tetap hemat listrik, terlebih saat musim kemarau.

1. Pastikan Kapasitas AC Sesuai Ruangan Menggunakan kapasitas AC yang tepat sesuai kebutuhan ruang kerap menjadi hal yang luput dari perhatian. Padahal, kesesuaian kapasitas pendinginan dengan luas dan kondisi ruangan, berpengaruh dalam kemampuan AC mendinginkan ruangan dalam waktu yang cepat.

Sederhananya, AC dengan PK yang tidak sesuai, menjadikannya bekerja lebih keras sehingga membuat konsumsi listrik AC lebih tinggi untuk mencapai suhu yang diinginkan. Dengan pilihan kapasitas AC yang tepat, membuat konsumsi listrik jadi lebih efisien.

Pertimbangkan berbagai sumber panas dalam ruang. Diantaranya jumlah orang, aktivitas yang biasa terjadi didalamnya serta paparan sinar matahari. Pertimbangkan pula sumber panas lain seperti dari berbagai perangkat elektronik dalam ruangan.

Perhitungan PK AC untuk mendapatkan kapasitas yang sesuai dapat dilakukan secara langsung melalui simulasi yang tersedia di website Daikin https://caramemilihac.daikin.co.id/calculator 2. Kurangi masuknya hawa panas ke dalam ruangan Sejalan dengan kerja AC untuk menyejukkan ruang sesuai suhu yang diinginkan, saat AC menyala, Anda perlu mendukungnya dengan meminimalkan masuknya hawa panas dari lingkungan sekitar.

Ini termasuk memastikan pintu dan jendela tetap dalam keadaan tertutup sehingga untuk meminimalkan celah masuknya hawa panas dari luar. Disisi lain, penggunaan tirai atau gorden mesti juga menjadi pertimbangan untuk mengurangi panas ruang akibat paparan sinar matahari.

3. Atur Suhu AC Secara Bijak Semakin rendah suhu target, semakin lama pula AC dapat bekerja untuk mencapainya, terutama ketika suhu di luar ruangan sedang tinggi. Karena itu, mengatur suhu AC pada tingkat yang wajar dapat membantu menjaga kenyamanan sekaligus menghindari penggunaan energi yang tidak perlu.

Untuk penggunaan bijak, sebaiknya atur suhu sekitar 24–26 derajat Celsius. Tingkat suhu ini dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan dan penggunaan energi.

4. Perhatikan Kebersihan Dan Perawatan AC Menggunakan AC rumah dengan efisien tidak hanya ditentukan teknologi didalamnya, namun pula kebersihan dan perawatan unitnya. Filter yang kotor misalnya, akan menghambat aliran udara sehingga membuat proses pendinginan berjalan kurang optimal.

Lagi-lagi, hal ini membuat AC bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mengalirkan kesejukan yang ujungnya peningkatan konsumsi listrik. Inilah yang menjadi alasan filter dan berbagai bagian unit AC, baik bagian indoor maupun outdoor, perlu dibersihkan secara berkala.

Untuk pemakaian rutin, perawatan dengan pembersihan unit perlu dilakukan dengan rutin secara berkala. Perawatan rutin tak hanya membantu menjaga performa pendinginan, namun juga mendukung umur pakai. DAIKIN sendiri yang dikenal sebagai spesialis AC, merekomendasikan perawatan AC setiap tiga bulan sekali.

5. Pertimbangkan AC Inverter dan Label Hemat Energi Jika sedang mempertimbangkan mengganti atau membeli AC, pilih AC inverter. Pasalnya, teknologi inverter pada AC telah terbukti lebih hemat energi dibanding AC standar.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/musim-kemarau-bikin-ac-lebih-sering-menyala-ini-5-cara-agar-tetap-02ce3102/.

Baca juga

Semua berita Teknologi