Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

NTT Resmi Punya Kawasan Konservasi Laut Belu Seluas 12.326 HaVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

NTT Resmi Punya Kawasan Konservasi Laut Belu Seluas 12.326 Ha

CNN Ekonomi 1 menit baca 206 kata
NTT Resmi Punya Kawasan Konservasi Laut Belu Seluas 12.326 Ha — gambar dari CNN Ekonomi
Gambar dari CNN Ekonomi. Ringkasan oleh Zona News.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan kawasan konservasi perairan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), seluas 12.326,35 hektare melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77 Tahun 2026.

Penetapan ini bertujuan memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati laut di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Stefania Tunga Boro, mengatakan kawasan yang ditetapkan sebagai taman perairan tersebut mencakup ekosistem penting.

"Ini seperti terumbu karang, padang lamun, dan habitat ikan karang. Kawasan ini dibagi menjadi zona inti seluas 133,08 hektare, zona pemanfaatan terbatas seluas 11.153,50 hektare, serta zona lainnya seluas 1.039,77 hektare yang mencakup rehabilitasi, instalasi laut, pelabuhan, dan tambat labuh," katanya dalam rilis bersama Konservasi Indonesia.

Senior Fellow in Ocean Governance Konservasi Indonesia, Victor Nikijuluw, menilai penetapan kawasan konservasi tersebut menjadi landasan hukum untuk mengintegrasikan pendekatan ilmiah dan kearifan lokal dalam pengelolaan laut.

Menurutnya, perlindungan ekosistem Belu berpotensi mendukung keberlanjutan sumber daya ikan yang dimanfaatkan nelayan lokal, sekaligus memberikan manfaat bagi pasar ikan di Timor Leste.

Kajian keanekaragaman hayati menunjukkan bahwa terumbu karang dan padang lamun di Belu berfungsi sebagai area pemijahan dan pembesaran berbagai spesies ikan bernilai ekonomis.

Victor menegaskan zona inti diharapkan menjadi kawasan perlindungan sumber daya ikan, sementara zona pemanfaatan terbatas tetap mendukung kegiatan perikanan ramah lingkungan dan pariwisata.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ntt-resmi-punya-kawasan-konservasi-laut-belu-seluas-12326-ha-fc94def6/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi