Nyaris 4 Juta Mobil Volkswagen Group Kena Recall, Ini Biang Masalahnya
Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen Group dilaporkan tengah menghadapi salah satu kampanye penarikan kembali atau recall terbesar dalam sejarah perusahaan sejak skandal Dieselgate.
Kampanye recall tersebut berkaitan dengan potensi masalah pada sistem kemudi. Penyebabnya bukan komponen berukuran besar, melainkan baut yang berisiko mengalami korosi dan pada kondisi tertentu dapat mengganggu fungsi kemudi.
Mengutip laporan Handelsblatt, Volkswagen Group diperkirakan harus menarik sekitar 4 juta kendaraan secara global. Kampanye ini mencakup empat merek di bawah grup tersebut, yakni Volkswagen, Audi, Skoda, dan Seat.
Sebelumnya, skala recall yang diketahui publik di Amerika Serikat jauh lebih kecil. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mencatat kampanye yang melibatkan 208.274 kendaraan Volkswagen dan Audi di pasar tersebut.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan persoalan serupa memiliki cakupan yang jauh lebih luas secara global.
Berdasarkan informasi dari Handelsblatt yang mengacu pada data otoritas transportasi Jerman, jumlah kendaraan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 4 juta unit.
Rinciannya mencakup sekitar 2,16 juta kendaraan Volkswagen, sekitar 700.000 unit Audi, lebih dari 1 juta kendaraan Skoda, serta sekitar 200.000 unit Seat.
Seat telah mengonfirmasi jumlah tersebut, sementara Skoda belum memberikan komentar ketika laporan tersebut diterbitkan.
Untuk merek Volkswagen, sejumlah model yang masuk dalam kampanye antara lain Golf, Golf Variant, Tiguan, Touran, dan Caddy.
Sementara itu, Audi terutama terdampak pada model Q3. Adapun Skoda dan Seat juga disebut masuk dalam kampanye recall yang cakupannya terus berkembang.
Dengan jumlah tersebut, kampanye ini disebut sebagai salah satu recall terbesar Volkswagen sejak skandal Dieselgate sekitar satu dekade lalu.
Masalah bermula dari baut pada sistem kemudi yang dapat mengalami korosi akibat paparan lingkungan tertentu.
Volkswagen menjelaskan, dalam kondisi lingkungan tertentu dan setelah penggunaan dalam jangka panjang dengan paparan garam jalan, korosi dapat terjadi pada baut pemasangan sistem kemudi.
Jika korosi terus berkembang, kekuatan baut dapat terganggu dan pada kondisi tertentu berpotensi memengaruhi fungsi kemudi.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/nyaris-4-juta-mobil-volkswagen-group-kena-recall-ini-biang-masalahnya-049ba6c0/.
Baca juga
Malunya Singapura Diganyang Malaysia 6-0
Timnas Singapura diganyang Malaysia 6 gol tanpa balas di FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih The Lions Gavin Lee merasa malu dengan hasil tersebut.
Tim Bulutangkis RI Bawa Momen Positif Asia Games di Kejuaraan Dunia Junior
Tim bulutangkis Indonesia terbang ke Mesir guna mengikuti Kejuaraan Dunia Junior 2026. Mereka pergi dengan membawa momen positif dari seniornya di Asian Games Aichi-Nagoya.
Malaysia Ajukan Protes Resmi ke FIFA Terkait Perubahan Waktu Tambahan Timnas Indonesia vs Bangladesh
Liputan6.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah secara resmi mengajukan protes kepada FIFA menyusul insiden perubahan durasi waktu tambahan secara mendadak dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Bangladesh.
Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand, Digelar Kapan?
Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan Indonesia vs Thailand. Digelar kapan? Berikut jadwal pertandingannya. FIFA ASEAN Cup 2026 baru merampungkan pertandingan Grup A. Rangkaian pertandingan ditutup pada Kamis (1/10/2026).