Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Peringkat Paspor Indonesia 2026 Saat Malaysia Naik ke Urutan 2 DuniaIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Lifestyle

Peringkat Paspor Indonesia 2026 Saat Malaysia Naik ke Urutan 2 Dunia

Liputan6 Lifestyle 3 menit baca 640 kata
Peringkat Paspor Indonesia 2026 Saat Malaysia Naik ke Urutan 2 Dunia — gambar dari Liputan6 Lifestyle
Gambar dari Liputan6 Lifestyle. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam Global Passport Power Rank 2026 yang dirilis Passport Index, paspor Indonesia berada di peringkat ke-56 dengan Mobility Score 89. Posisi ini menempatkan Indonesia di bawah Kazakhstan yang berada di peringkat ke-55 dengan skor 90 dan di atas Bolivia yang menempati posisi ke-57 dengan skor 88.

Sementara itu, perubahan mencolok terlihat pada posisi Malaysia yang naik ke peringkat kedua dunia dan berbagi posisi dengan Singapura. Malaysia mencatat Mobility Score 175, hanya berada di bawah Uni Emirat Arab yang memimpin daftar dengan skor 182.

Perkembangan tersebut membuat Malaysia berada dalam kelompok negara dengan akses perjalanan paling luas pada pemeringkatan tahun ini, melansir Malay Mail, Rabu, 30 September 2026.

Passport Index menggunakan Mobility Score untuk mengukur kemudahan perjalanan lintas negara berdasarkan akses yang tersedia bagi pemegang paspor. Perhitungan tersebut mencakup destinasi yang dapat dimasuki tanpa visa serta negara yang menyediakan fasilitas visa on arrival.

Skor tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan Global Passport Power Rank. Pemeringkatan ini memberikan gambaran mengenai luasnya pilihan perjalanan internasional yang tersedia bagi pemegang paspor dari masing-masing negara.

Perbedaan skor antarnegara mencerminkan variasi akses masuk yang dapat diperoleh pemegang paspor ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Kemudahan tersebut dapat mencakup perjalanan wisata maupun kunjungan singkat yang tidak memerlukan pengurusan visa sebelum keberangkatan.

Akses perjalanan dapat berubah mengikuti kebijakan imigrasi, aturan visa, maupun kesepakatan perjalanan antarnegara. Perubahan regulasi di negara tujuan juga dapat memengaruhi Mobility Score suatu paspor dari waktu ke waktu.

Akses Paspor Indonesia Pemegang paspor Indonesia memiliki beberapa pilihan akses perjalanan dengan ketentuan yang berbeda di setiap negara. Sebanyak 49 negara dapat dikunjungi tanpa visa, sedangkan 40 negara menyediakan fasilitas visa on arrival.

Bebas visa memungkinkan wisatawan Indonesia memasuki negara tujuan tertentu tanpa mengajukan visa sebelum keberangkatan. Meski demikian, aturan perjalanan tetap dapat menetapkan batas masa tinggal, tujuan kunjungan, serta dokumen pendukung yang perlu dipenuhi.

Sementara itu, visa on arrival memungkinkan pengurusan visa dilakukan setelah wisatawan tiba di negara tujuan. Prosedur ini berbeda dari visa yang harus diperoleh sebelum keberangkatan, dengan persyaratan dan biaya yang mengikuti kebijakan masing-masing negara.

Di sisi lain, 109 negara masih mensyaratkan visa sebelum perjalanan. Pemegang paspor Indonesia perlu mengajukan dan memperoleh dokumen tersebut sebelum memasuki negara tujuan. Ketentuan dapat berbeda berdasarkan kewarganegaraan, tujuan perjalanan, durasi kunjungan, serta kebijakan imigrasi yang berlaku.

Peta Kekuatan Paspor di Asia Tenggara Perbedaan akses perjalanan juga terlihat di antara negara-negara Asia Tenggara dalam Global Passport Power Rank 2026. Brunei menjadi salah satu negara dengan posisi tinggi, yakni peringkat ke-18 dengan Mobility Score 154.

Malaysia dan Singapura menempati peringkat kedua dunia dengan skor yang sama, yaitu 175. Posisi tersebut membuat keduanya berada di atas negara Asia Tenggara lainnya dalam daftar tahun ini.

Timor Leste berada di peringkat ke-46 dengan Mobility Score 102, sedangkan Thailand menempati posisi ke-53 dengan skor 93. Indonesia berada di peringkat ke-56 dengan skor 89 sebagaimana telah disebut di atas.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/peringkat-paspor-indonesia-2026-saat-malaysia-naik-ke-urutan-2-dunia-1f8c53ac/.

Baca juga

Pihak Ruben Onsu Tanggapi Gugatan Wanprestasi Sarwendah

- Sarwendah menggugat wanprestasi Ruben Onsu dan BCA, sidang perdana 13 Oktober. - Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menunggu panggilan resmi pengadilan. - Minola belum resmi menjadi kuasa hukum Ruben untuk kasus wanprestasi ini.

Liputan6 Showbiz

Semua berita Lifestyle