Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Rusia Serang Jembatan Utama Ukraina saat Kanselir Jerman BerkunjungVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

Rusia Serang Jembatan Utama Ukraina saat Kanselir Jerman Berkunjung

CNN Internasional 1 menit baca 207 kata
Rusia Serang Jembatan Utama Ukraina saat Kanselir Jerman Berkunjung — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Rusia menyerang sejumlah jembatan utama Ukraina saat Kanselir Jerman Friedrich Merz berkunjung ke Kyiv pada Minggu (4/10).

BBC melaporkan Jembatan Pivnichnyi digempur pesawat tak berawak Rusia selama beberapa hari berturut-turut hingga dua orang terluka.

Rekaman video yang telah diverifikasi BBC menunjukkan mobil-mobil bergerak di Jembatan Pivnichnyi saat sebuah drone menabraknya dan meletuskan bola api. Kepulan asap hitam kemudian membubung di atas jembatan.

Video dan gambar lain juga muncul di media sosial yang memperlihatkan lubang besar di tengah jalur lalu lintas jembatan tersebut.

Serangan ini terjadi saat Merz berkunjung tiba-tiba ke Ukraina pada akhir pekan dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Kedua pemimpin meletakkan karangan bunga untuk tentara-tentara Ukraina yang gugur dalam perang.

Dalam unggahan di media sosial X, Zelensky mengatakan bahwa ia dan Merz telah menyepakati paket bantuan baru dari Jerman senilai lebih dari €1.3 miliar.

"Ini adalah senjata yang akan membantu [kita] saat ini, serta dukungan untuk sektor energi kita menjelang musim dingin," tulis Zelensky.

Jerman telah menjadi donor terbesar bagi Ukraina sejak Merz menjadi kanselir pada Mei 2025.

Pada Sabtu (3/10), Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan peringatan kepada warga negara asing, termasuk diplomat, untuk meninggalkan Kyiv.

Namun, duta besar Uni Eropa dan Jerman kompak menolak dan menyatakan akan tetap di Ukraina untuk mendukung Kyiv.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/rusia-serang-jembatan-utama-ukraina-saat-kanselir-jerman-berkunjung-a016676d/.

Baca juga

Semua berita Internasional