Sarwendah Pastikan Tetap Buka Akses Ruben Onsu Ketemu Anak-anak
Pengacara Sarwendah, Rey Utami, memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut kliennya membuat aturan tertentu terkait pertemuan Ruben dengan kedua buah hati mereka.
Sarwendah dipastikan membuka akses bagi Ruben Onsu untuk bertemu kedua anak mereka. Pihak Sarwendah menegaskan kesempatan tersebut selalu terbuka selama komunikasi dan koordinasi antara keduanya berjalan dengan baik.
"Ternyata Kak Sarwendah tidak pernah menghalang-halangi bertemu dengan anak, tidak pernah," tutur Rey seperti diberitakan detikHot pada Senin (5/10).
"Bahkan yang katanya empat tiga, empat hari tiga hari, dia penginnya anytime, kapan pun selama waktunya bisa dan komunikasinya lancar," bebernya.
Menurutnya, kendala pertemuan Ruben dengan anak-anak lebih disebabkan komunikasi yang tersendat antara Sarwendah dan Ruben.
"Jadi Kak Sarwendah berharap ya Kak Ruben bisa membalas WA, berkomunikasi dengan baik, tektokannya, seperti itu. Karena sebagai sesama orang tua," terang Rey Utami.
"Walau bagaimanapun, walau mungkin sudah terpisah, tetapi ikatan itu tidak akan pernah putus karena ada dua putri kandung yang sangat cantik, gitu," tutur Rey Utami.
Selain masalah komunikasi, Rey menyebut terdapat pula pertimbangan lain yang membuat Sarwendah tidak bisa mengambil keputusan sendiri terkait pertemuan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan kondisi medis dan jadwal pemeriksaan kesehatan.
"Tetapi kan ada kendala, pertama kendala komunikasi dan juga kendala yang disebutkan itu untuk cek kesehatan, maka Kak Sarwendah tidak bisa mengambil keputusan sendiri," jelasnya.
Pernyataan ini disampaikan setelah Sarwendah meminta Ruben melakukan cek kesehatan jika ingin bertemu dengan anak-anaknya.
Perwakilan tim kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benua mengatakan, langkah tersebut murni sebagai bentuk perlindungan terhadap anak-anak.
"Ternyata memang ditemukan riwayat [sensitif] yang sangat sensitif sekali tidak dapat kami sampaikan di ruang publik," kata Pablo Benua saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026), dikutip detikhot.
"Riwayat tersebut bisa dikhawatirkan dapat berdampak negatif terhadap anak sehingga perlu dilakukan pengujian atau pengecekan kesehatan." Pablo juga tidak bermaksud membebani Ruben Onsu dengan aturan soal jadwal tes rutin. Pihak Sarwendah hanya ingin melihat itikad baik bersama demi kebaikan.
"Pada prinsipnya Sarwendah ingin melihat itikad baik saja. Jadi enggak usahlah, kita lupakan dulu yang 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, dan sebulan sekali. Lakukan saja dulu itikad baik itu sekali, cukup," imbuh dia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sarwendah-pastikan-tetap-buka-akses-ruben-onsu-ketemu-anak-anak-66881698/.
Baca juga
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah
Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto kembali memastikan, dana hasil penertiban kawasan hutan dan lahan yang berhasil dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk…
Dahlia Poland Ungkap Momen Kenalan dengan Rangga Azies yang Kini Jadi Kekasihnya
- Dahlia Poland berpacaran dengan Rangga Azies, bertemu tak sengaja di Bandung. - Hubungan pacaran mereka berjalan tiga bulan, setelah perkenalan lima bulan. - Dahlia kini lebih selektif dan berhati-hati dalam memulai hubungan baru.
Pagi Selalu Sibuk? Begini Cara Bikin Shower Routine Pria Lebih Praktis
Liputan6.com, Jakarta - Rutinitas pagi sering kali berpacu dengan waktu. Bangun tidur, mandi, sarapan, mengecek pekerjaan, lalu berangkat ke kantor atau kampus. Bagi pria dengan mobilitas tinggi, setiap menit sebelum memulai aktivitas bisa terasa berharga.
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran Rakabuming, Gugatan Tak Dapat Diterima
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar penyetaraan dengan pendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas (SMA) atau…